Lalu Lintas Jalan Daan Mogot Lumpuh akibat Banjir, Motor Mogok dan Pengendara Frustrasi

oleh -875 Dilihat

JAKARTA – Banjir yang merendam Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Kamis (22/1/2026) pagi menyebabkan kelumpuhan lalu lintas di sejumlah titik.

Waktu tempuh perjalanan menjadi sangat lama akibat kendaraan yang nyaris tak bergerak di dalam kemacetan. pengendara terjebak hingga berjam-jam. Salah satu pengendara motor, Darto (42), mengaku sudah menghabiskan waktu dua jam hanya untuk menempuh perjalanan dari rumahnya di kawasan Rawa Lele, Kalideres, menuju titik banjir di dekat Samsat Jakarta Barat, Cengkareng.

“Sudah dua jam lah ini cuma sampai Cengkareng doang. Padahal biasanya 15 sampai 20 menit, paling lama 30 menitan lah,” ucap Darto saat ditemui Wartawan di lokasi, Kamis.

Darto yang bekerja sebagai karyawan swasta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, tampak kelelahan dan frustasi. Menurut dia, ia sudah melewati sekitar tiga titik banjir dari rumahnya.

“Dari Rawa Lele juga kan udah banjir, di jalan gede nya juga, nah sampe sini banjir lagi. Semua-semuanya macet,” ucapnya.

Darto sempat mencari jalur alternatif melalui jalan tikus, tetapi justru terjebak kemacetan yang lebih parah.

“Tadi ngambil jalan lewat dalam, kirain biar enggak banjir, ternyata malah macet macet juga, parah banget, di mana-mana sama aja,” ujarnya.

Melihat kondisi jalan di depan yang masih terendam banjir setinggi 20 hingga 25 sentimeter (cm) dan antrean kendaraan yang tak bergerak, Darto pun akhirnya memutuskan untuk menyerah. Ia memilih memarkir kendaraannya di sisi jalan dan duduk sembari membakar rokok.

“Saya istirahat dulu, ngurangin migrain, pusing,” ucap dia.

Tak lama kemudian, Darto kembali melaju menuju titik putar balik untuk kembali ke rumahnya.

“Nyerah deh, ampun, mending putar balik aja. Izin aja sama bos nanti, ini berangkat juga mau sampai jam berapa di sana?” keluhnya.

Keputusasaan serupa juga dialami oleh Sigit (30), pengendara motor lain yang ditemui sedang menuntun motornya di dekat Samsat Jakarta Barat.

Berbeda dengan Darto yang memilih pulang, Sigit terpaksa berhenti karena motornya mogok setelah nekat menerjang genangan.

“Tadi lihat orang-orang pada berhenti, tapi saya pikir bisa lewat pinggir kanan. Ternyata karena macet jadi enggak ngegas, mogok,” ucap Sigit.

Sigit yang hendak berangkat menuju Harmoni menyebutkan, kemacetan pagi ini adalah salah satu yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyayangkan kurangnya antisipasi pemerintah terhadap banjir dan kemacetan yang berujung kerugian bagi warga.

“Kacau deh paling parah ini, gimana coba sudah berapa kali ini banjir di sini enggak pernah beres. Nyusahin kita kan,” keluhnya.

Sebelumnya diberitakan, arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, macet total hingga tak bergerak pada Kamis (22/1/2026) pagi.

Pantauan Waryawan di lokasi, kemacetan terjadi hingga kendaraan tak bergerak sejak di kawasan Kalideres hingga Grogol.

Kemacetan memanjang sejak di area perbatasan Tangerang, tepatnya di depan Gedung Mayora Group hingga Flyover Pesing sejauh 9,3 kilometer (km).


Mar.