Pemerintah Prabowo Terancam Puncak Utang Jatuh Tempo

oleh -2630 Dilihat
oleh


Jakarta
 – Pemerintahan presiden dan wakil terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming akan menghadapi utang jatuh tempo yang diwariskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebab utang jatuh tempo akan semakin meningkat dan mencapai puncaknya pada tiga tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto, yakni di 2025, 2026, 2027.

Direktur Riset Bidang Makroekonomi dan Kebijakan Fiskal Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Akhmad Akbar Susamto mengingatkan pemerintahan Prabowo-Gibran perlu mendapat perhatian  mengingat pemerintahan baru memiliki berbagai program prioritas yang akan membuat kebutuhan belanja meningkat.

“Ini harus hati-hati karena ada pada waktunya yang sama pemerintahan baru kalau dari janji-janjinya itu luar biasa banyak hal yang ingin dilakukan. Tetapi pada waktu yang sama belanja melebar, penerimaan melambat, terjadi defisit yang melebar, utang yang meningkat, uda gitu jatuh tempo lagi,” ujar Akbar dalam acara Midyear Review CORE Indonesia 2024, Selasa, 23 Juli 2024.

Akbar mengatakan, utang pemerintah per 31 Mei 2025 telah mencapai Rp 8.353 triliun, atau meningkat sebesar 7,3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.

Untuk utang pemerintah sendiri jelasnya, memiliki jangka waktu yang berbeda-beda ada yang dalam jangka pendek serta jangka panjang.

Meski demikian, hal tersebut tetap harus menjadi perhatian pemerintah baru mengingat puncak utang jatuh tempo akan terjadi pada tiga tahun pertama pemerintahan baru.

“Kombinasi dari itu semua perlu diperhatikan karena akan meningkat cukup besar pada tiga tahun ke depan,” jelasnya.