Serangan stroke sering kali meninggalkan dampak kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi anggota tubuh.
Masa pasca-stroke adalah periode yang sangat krusial, di mana kemampuan motorik pasien harus terus dilatih agar sel-sel otak dapat membentuk jalur baru (neuroplastisitas) untuk memulihkan fungsi gerak.
Keberhasilan pemulihan ini tidak hanya bergantung pada terapi di rumah sakit, melainkan pada konsistensi latihan fisik ringan yang dilakukan secara mandiri dan aman di rumah setiap harinya.





















































