“Warga Desa Cinta Dame Kecamatan Simanindo Kompak Swadaya Bersihkan Parit Tersumbat Lumpur di Pinggir Jalan Nasional, Cegah Luapan Air Saat Hujan Lebat”
SIMANINDO – Semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan warga di Kabupaten Samosir. Hal ini ditunjukkan warga Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo yang kompak turun ke jalan membersihkan saluran air di pinggiran jalan raya nasional, Jumat (09/10/2026).
Dengan membawa cangkul, sekop, dan alat kebersihan seadanya, warga secara swadaya bergandengan tangan membersihkan parit yang tertutup lumpur dan tanah. Kondisi parit yang tersumbat tersebut selama ini menyebabkan air meluap ke badan jalan setiap kali hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.
Aksi bersih-bersih lingkungan ini dilakukan atas arahan Kepala Dusun setempat sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim hujan yang saat ini cukup tinggi intensitasnya di kawasan Danau Toba.
Tokoh warga, Christian Turnip mengatakan kegiatan ini murni inisiatif dan kepedulian warga terhadap lingkungannya.
“Warga gotong royong atas arahan Kadus yang meminta kami untuk bersama-sama membersihkan parit saluran air. Karena musim hujan saat ini cukup lebat, airnya sering meluap sampai ke jalan. Jadi kami berinisiatif bersihkan bersama,” ujar Christian Turnip.
Aksi tulus warga tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom. Bupati menilai apa yang dilakukan warga Cinta Dame adalah wujud nyata kebersamaan dan rasa memiliki terhadap daerah.
Bupati Vandiko menyampaikan terima kasih atas kepedulian warga dan berharap semangat ini menjadi contoh bagi desa-desa lain di Samosir.
“Ini adalah bentuk kebersamaan yang patut kita apresiasi, kekompakan warga desa. Terima kasih atas kepedulian warga desa. Samosir adalah milik kita bersama yang harus kita jaga. Dimana Samosir adalah salah satu tujuan wisata favorit di kawasan Danau Toba, sehingga kebersihan lingkungan menjadi wajah kita bersama,” ungkap Bupati Vandiko.
Pemkab Samosir terus mendorong budaya gotong royong sebagai modal sosial dalam menjaga infrastruktur dan keindahan lingkungan, terutama di sepanjang jalan nasional yang menjadi akses utama wisatawan menuju destinasi Danau Toba.




















































