Lebih dari Separuh Penduduk Miskin Nasional Terkonsentrasi di Pulau

oleh -834 Dilihat

PALANGKA RAYA – Sebagian besar penduduk miskin di Indonesia ternyata berasal dari tiga provinsi di Pulau Jawa.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah menjadi daerah dengan kontribusi tertinggi terhadap angka kemiskinan nasional.

“Ketiga provinsi ini menyumbang 52,45 persen penduduk miskin, sehingga lebih dari 50 persen penduduk miskin kita ada di Pulau Jawa,” ujar Gus Ipul dalam paparan yang disampaikan saat dialog di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, pada Selasa (15/4/2025).

Lebih rinci, Gus Ipul menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin di Jawa Timur mencapai 3,89 juta jiwa atau 9,56 persen.

Sementara itu, Jawa Barat menyumbang 3,67 juta jiwa (7,08 persen), dan Jawa Tengah 3,40 juta jiwa (9,58 persen).

“Dari sisi persentase bagus, tetapi ketika ini dijumlah hitungannya menjadi penduduk miskin, maka yang terbesar adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
52,45 persen penduduk miskin ada di Pulau Jawa,” jelasnya lagi.

Metodologi dalam menentukan garis kemiskinan

Angka-angka tersebut merujuk pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, berdasarkan catatan kontribusi jumlah penduduk miskin provinsi terhadap nasional per September 2024.

Dalam penjelasannya, Gus Ipul juga menyinggung metodologi yang digunakan BPS dalam menentukan garis kemiskinan.

BPS mendefinisikan penduduk miskin sebagai individu yang memiliki pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan, yang dihitung berdasarkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar, baik makanan maupun non-makanan.

Adapun definisi penduduk miskin tersebut yakni penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan,” tutur Gus Ipul.

Msr.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet