Balige – Presiden Joko Widodo bersama ibu negara Iriana menyaksikan kejuaraan dunia F1 Powerboat Lake Toba 2023.
Setelah bertemu dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menpora Zainudin Amali, Presiden dan ibu iriana menuju podium penonton.
Sementara itu, tidak hanya hadir sebagai penyelenggara, Menko Marves Luhut Panjaitan mencoba kendaraan F1 Powerboat.
Luhut bilang butuh stamina dan keterampilan sangat baik untuk menjadi racer F1 Powerboat.
Meski perlu dana yang besar, ia optimistis Indonesia mampu membentuk tim F1 Powerboat ke depannya.
Presiden Jokowi mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan dunia F1 Powerboat.
Jokowi menyebut F1 Powerboat adalah event yang menarik.
Jokowi berharap event internasional ini mampu membangun brand setiap daerah.
Kejuaraan dunia F1 Powerboat Lake Toba 2023 ini jadi seri internasional unggulan perahu balap yang diikuti oleh 10 tim dengan 20 pebalap.
Meski dilakukan pengamanan ketat, warga mengaku senang lantaran Danau Toba dipilih sebagai venue ajang F1 Powerboat.
Sandiaga: Dampak Ekonomi F1 Powerboat Capai Rp 300 Miliar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Uno menuturkan total dampak ekonomi dari pelaksanaan F1 Powerboat diperkirakan mencapai angka Rp 300 miliar dengan target kunjungan wisatawan hingga 25 ribu wisatawan.
“Produk-produk ekraf kebanggaan Sumatera Utara ditampilkan di booth UMKM, termasuk juga oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Di sini juga kami memberikan beberapa dukungan melalui pelatihan SDM, penyediaan infrastruktur, dan monitoring kesiapan akomodasi,” kata Menparekraf Sandiaga dalam konferensi pers usai bermain race F1 Powerboat di Media Center F1 Powerboat yang berada di Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu, Balige, Minggu, 26 Februari 2023, seperti dikutip dari siaran pers Kemenparekraf.
Ke depan, Sandiaga menuturkan pihaknya akan meningkatkan kehadiran event berkelas internasional di Danau Toba, mulai dari festival film hingga festival world music. “Jadi event ini akan memicu lebih banyak aktivitas dan investasi (di Danau Toba) sehingga kita bisa membangkitkan ekonomi dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan ajang balap kapal cepat paling bergengsi dunia F1 Powerboat di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, Sumatera Utara, membuktikan bahwa Danau Toba cocok untuk menjadi lokasi berbagai event internasional.
Pelaksanaan event ini menandai kesiapan Danau Toba. Jadi kalau ada yang menyangsikan Danau Toba sebagai host event kelas dunia maka (asumsi) ini sudah bisa kita patahkan,” kata Sandiaga mengatakan dengan dilaksanakannya F1 Powerboat di Danau Toba juga membuktikan bahwa Danau Toba mampu mengedepankan konsep keberlanjutan lingkungan. Selain itu pelaksanaan F1 Powerboat ini juga berhasil menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba, khususnya di Balige.
Dalam seri balap ini, pebalap dari Stromoy Racing, Bartek Marszalek berhasil meraih peringkat pertama usai melibas sirkuit sepanjang 2,2 km sebanyak 18 lap. Dengan hasil itu, Marszalek berhak atas 20 poin yang menjadi modal penting untuk mengarungi tujuh putaran selanjutnya dalam gelaran F1 Powerboat musim 2023.
Pada konferensi pers ini Sandiaga didampingi Deputi Bidang Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu; Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf Dessy Ruhati; dan Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.



















































