SAMOSIR : Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasib Simbolon menerima audiensi Yayasan Pusuk Buhit di ruang rapat Komisi III DPRD, Senin (6/4/2026).
Dalam pertemuan ini, lima orang perwakilan Yayasan Pusuk Buhit hadir menyampaikan aspirasi dan gagasan pelestarian lingkungan berupa penanaman pohon dan penebaran bibit ikan.

Dalam sambutannya, Nasib Simbolon , politisi PKB itu menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kontribusi Yayasan Pusuk Buhit terhadap isu-isu penyelamatan lingkungan yang selama ini menjadi perhatian serius DPRD Samosir.
Ia menegaskan bahwa perlindungan lingkungan hidup menjadi prioritas dalam agenda pembangunan Kabupaten Samosir, mengingat tingkat pembukaan lahan kian meningkat dan dampaknya terhadap keseimbangan ekosistem.
Ketua Yayasan Pusuk Buhit Efendy Naibaho didampingi Manager Pilot Project Alex M Simatupang, Sekeretaris Pusuk Buhit Uji Sitanggang, Panatapan Marbun dan Nikanor Sitohang, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Samosir yang telah menerima audiensi untuk menyampaikan agenda kerja penanaman 1 juta pohon dan akan soft launching Jumat 10 April pekan ini.
Penanaman pohon itu akan dilakukan di Kawasan Gunung Pusuk Buhit sebagai legenda asal muasal orang Batak. Selain itu juga akan dilakukan penaburan benih ikan nila di perairan Danau Toba, persisnya di depan Rumah Dinas Buoati, beber Efendy.
Tujuan penanaman pohon adalah upaya melestarikan alam Danau Toba, nantinya hasil dari penanaman pohon itu akan dinikmati masyarakat sekitar, “ujarnya.
Tampak hadir anggota DPRD Renaldi Naibaho, Eben Ezer Situmorang, Gimbet Situmorang, Edis Naibaho dan Erwin Nainggolan.
Secara keseluruhan anggota DPRD Samosir mendukung program penanaman pohon dan penaburan benih ikan nila di Danau Toba.
Gerakan menanam yang dilakukan dengan nama Gerakan Menanam Sejuta Pohon dan Tebar Sejuta Bibit Ikan dilakukan se – Kawasan Danau Toba: Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Toba, Dairi, Simalungun dan Karo.
Untuk soft launchingnya di Kawasan Pusuk Buhit yang nantinya dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif se-Kawasan Danau Toba.
Artinya, demikian Efendy Naibaho, gerakan yang tagline-nya *saveTheTao* dan *suan, UnangTaba* tidak berhenti pada 10 April 2026, di hari yang akan dijadikan sebagai Hari Gerakan Sejuta Pohon dan Sejuta Bibit meniru kegiatan serupa yang ternyata sudah dilakukan di Amerika Serikat tahun 1800- an.
Dari Jakarta , Ir Nikolas S Naibaho , MBA ( Ketua Umum Yayasan Sirajabatak ) mendukung gerakan dengan tagline-nya *saveTheTao* dan *suan, UnangTaba* .
Dimana Setiap tanggal 10 Januari, Indonesia memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon sebagai pengingat bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga hasil dari keterlibatan aktif masyarakat. Di tengah krisis iklim, polusi udara, dan penyusutan ruang hijau, menanam pohon menjadi salah satu bentuk partisipasi publik paling konkret, inklusif, dan berdampak jangka panjang.
Perlu diketahui bahwa makna gerakan ini tidak berhenti pada jumlah pohon yang ditanam. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat dilibatkan sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan pascatanam. Di sinilah penanaman satu juta pohon dapat dibaca sebagai aksi partisipasi publik yang bermakna, bukan sekadar kegiatan simbolik tahunan .
Salah satu tantangan utama dalam gerakan menanam pohon adalah keberlanjutan pascatanam. Banyak pohon mati karena minimnya perawatan atau tidak sesuai dengan kondisi lahan. Oleh karena itu, partisipasi publik perlu diperluas dari sekadar hadir saat penanaman menjadi komitmen jangka panjang dalam merawat dan memantau pertumbuhan pohon.
Pendekatan partisipatif yang bermakna mendorong pembagian peran yang jelas, transparansi informasi, serta mekanisme evaluasi bersama. Dengan dukungan teknologi—seperti pelaporan berbasis aplikasi atau pemantauan komunitas—masyarakat dapat terlibat langsung dalam memastikan pohon yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberi manfaat ekologis.
Nikolas sebutkan : Semoga Gerakan ini akan terus menerus, kontinu dan berkesinambungan.






















































