Rentetan OTT Korupsi Kepala Daerah Di 2026

oleh -522 Dilihat

Jakara – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menanggapi maraknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Tito menyinggung mekanisme pemilihan langsung dalam pilkada yang dinilai belum tentu menghasilkan pemimpin berkualitas.
“Jawab saya cuma satu, yang memilih siapa? Rakyat, iya kan,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/3/2026).

Menurut Tito, maraknya OTT ini bukan sekadar kasus individu, melainkan menunjukkan adanya masalah sistemik, terutama dalam mekanisme rekrutmen politik melalui pilkada langsung. Ia juga menyoroti tingginya biaya politik yang dinilai berpotensi mendorong praktik korupsi di tingkat daerah.

Tito bahkan menegaskan bahwa sistem pilkada langsung tidak menjamin lahirnya pemimpin yang bersih dan berintegritas. Ia menyebut fenomena ini sebagai persoalan serius yang perlu evaluasi menyeluruh ke depan.