Megaproyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) segera beroperasi.
Target operasionalnya akan dimulai pada 30 Juni 2023. Kendati megaproyek ini siap beroperasi, namun ada seju9mlah permasalahan yang bisa berdampak buruk di kemudian hari. Salah satunya soal cost overrun (pembengkakan biaya) senilai 1,2 miliar dollar AS atau Rp 17,8 triliun.
https://youtu.be/YZbG92qWNmc
Tak hanya pembengkakan biaya, persoalan bunga pinjaman juga menjadi masalah lantaran China tiba-tiba menaikkannya. Pada awalnya China menawarkan bunga sebesar 2 persen per tahun. Dengan skema bunga tetap (fixed) selama 40 tahun pertama.
Namun belakangan, bunga utang dari China untuk proyek KCJB juga rupanya 4 persen yang kemudian setelah dinegosiasi menjadi 3,4 persen, bukan 2 persen sebagaimana yang diklaim mantan Menteri BUMN Rini Soemarno sebelumnya.
Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan optimistis pemerintah bisa membayar utang pinjaman tersebut.
“Gak ada masalah (dengan suku bunga pinjaman 3,4 persen), kamu kok ragukan negaramu? Kalian jangan underestimate (meremehkan) bahwa negara kita ini semakin efisien makin baik,” ujarnya.

Margriet





















































