Detik-detik Gedung Pencakar Langit di Thailand Runtuh akibat Gempa Myanmar M 7,7

oleh -132 Dilihat

BANGKOK – Gempa Thailand berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3/2025) meruntuhkan sebuah gedung pencakar langit yang sedang dibangun di Bangkok.

Menurut kepolisian setempat, pihaknya belum mengetahui adanya korban akibat gempa Thailand tersebut.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan gedung bertingkat dengan derek di atasnya runtuh menjadi awan debu, sedangkan warga yang berada di sekitar berlarian dengan histeris.

Polisi mengatakan kepada The Associated Press, mereka menanggapi kejadian di dekat Pasar Chatuchak yang populer di Bangkok.

Namun, pihaknya tidak memiliki informasi langsung tentang berapa banyak pekerja yang berada di lokasi tersebut pada saat gedung runtuh.

Gempa bumi siang hari itu diikuti oleh gempa susulan berkekuatan M 6,4.

Terkait hal itu, orang-orang di Bangkok dievakuasi dari gedung dan diperingatkan untuk tetap berada di luar untuk berjaga-jaga jika terjadi lebih banyak gempa.

Survei Geologi AS (USGS) dan pusat GFZ Jerman untuk ilmu kebumian mengatakan, gempa bumi itu adalah gempa dangkal 10 kilometer dengan episentrum di Myanmar, menurut laporan awal.

Dari rekaman sebuah video, tampak air dari kolam renang di atap gedung tinggi di Bangkok tumpah saat terjadi guncangan kuat, dan puing-puing berjatuhan dari banyak bangunan.

Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra mengadakan pertemuan darurat untuk menilai dampak gempa.

Diketahui, wilayah Bangkok dihuni oleh lebih dari 17 juta orang dan banyak yang tinggal di apartemen bertingkat tinggi. Alarm berbunyi di gedung-gedung saat gempa terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat dan penduduk yang terkejut dievakuasi menuruni tangga darurat dan hotel bertingkat tinggi di pusat kota Bangkok.

Sebagai upaya antisipasi, warga tetap berada di jalan, mencari tempat berteduh dari terik matahari siang beberapa menit setelah gempa.

Departemen Pencegahan Bencana Thailand mengatakan, gempa tersebut terasa di hampir semua wilayah negara tersebut.

Pusat gempa berada di Myanmar tengah, sekitar 50 kilometer di sebelah timur kota Monywa.

Di ibu kota Naypyidaw, gempa Myanmar tersebut merusak tempat-tempat suci keagamaan, menyebabkan beberapa bagian runtuh ke tanah, dan beberapa rumah hancur.

Mar.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet