Ruko Sembako Terbakar di Palipi Samosir , Korban Pemuda Terjebak di Dalam Ruko

oleh -5763 Dilihat
oleh

Samosir , Toko kelontong Dimpos milik DS Naibaho di Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, hangus terbakar, Kamis dini hari (30/10/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.
Dalam peristiwa itu, anak pemilik rumah yang berada di lantai dua toko, Abdi Dharmawan Naibaho (22), meninggal karena terjebak kebakaran hingga tak sempat menyelamatkan diri.

Warga di lokasi kejadian menjelaskan , api tiba-tiba muncul dari bagian bawah toko. “Dengan cepat membesar hingga menjalar ke lantai dua,” sebutnya.
Ia juga menegaskan, api sudah membesar ketika mobil pemadam kebakaran datang. Hampir satu jam warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” ujarnya
Dikatakannya, sesudah petugas damkar sampai di lokasi, Warga teriak terus menerus, karena salah seorang penghuni toko masih di lantai dua.
“Tapi karena tidak dilengkapi alat pelindung diri, tak ada yang berani masuk,” ujarnya lagi.

Selanjutnya dijelaskan, korban meninggal akibat kebakaran sudah dibawa ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan.

Pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim polres Samosir, AKP Edward Sidauruk menjelaskan, diketahui kejadian sekitar pukul 04.30 WiIB.
“Penyebab kebakaran belum diketahui, sedang diselidiki dan mengumpulkan keterangan,” ujarnya.

Jenazah korban kebakaran, Abdi Naibaho, sudah berada di rumah duka. Tampak warga memadati kediaman orang tua korban, sekira 200 meter dari lokasi kejadian.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Palipi Iptu Maxon Nainggolan ketika dikonfirmasi wartawan melalui selulernya.
“Benar, kebakaran hebat melalap sebuah ruko yang digunakan sebagai toko sembako dan mengakibatkan meninggalnya satu orang di lokasi,” ujar Iptu Maxon Nainggolan.
Dijelaskannya bahwa kejadian kebakaran yang persis di Simpang Pelabuhan Tamba ini diduga akibat adanya aliran arus pendek atau korsleting listrik di rumah tersebut.
“Korban yang berada sendirian di ruko tersebut diduga sudah lemas karena menghirup banyak asap dari kebakaran tersebut sehingga tidak dapat menyelamatkan diri, apalagi jerajak besi di dalam ruko sembako tersebut,” jelasnya lagi.
Korban sendiri diketahui merupakan anak laki-laki bungsu dari pemilik ruko, sementara orang tua korban saat kejadian berada di rumah yang berada dekat dengan ruko tersebut.
“Saat ditemukan, korban sudah terlihat gosong dan oleh petugas dibawa ke RS Hadrianus Sinaga untuk diotopsi,” ungkap Iptu Maxon.