Jakarta – Keturunan Siraja Oloan se-Indonesia merencanakan menggelar Partangiangan Bolon pada 27-28 Desember 2023. Partangiangan Bolon ini akan digelar di tiga lokasi berbeda, yakni Bakkara, Dolok Sanggul di Kabupaten Humbang Hasundutan dan Pangururan di Kabupaten Samosir.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan sesama keturunan Siraja Oloan agar tetap harmonis, kuat dan saling mengasihi” ujar ketua Panitia Salmon Sihite dalam rapat panitia di Jakarta, Minggu, (11/6/2023).
Rapat persiapan ini dihadiri perwakilan marga-marga keturunan Siraja Oloan antara lain Jasmin Naibaho, Nikolas Naibaho (sekretaris panitia), Sabar Naibaho, Bakhtiar Ujung, Josmar Naibaho , Patar Sihotang , Erik Sihotang, Belton Sihotang , Lintong Bakkara, Brigjen TNI Purn. Tarida Sinambela (Ketua Umum Siraja Oloan), Pahala Sihotang , Sumantri Sihite , Anton Sihite, Robinhod Simanullang , Hermanto Simanullang , Hot Mangatur Simanullang , Djonson Manullang , dan Herbinto Simanullang serta pomparan Sirajaoloan yang hadir antusias mendukung .
Salmon Sihite mengatakan, Partangiangan Bolon yang akan dihadiri 25 ribu keturunan Siraja Oloan se- Indonesia ini akan dibagi dalam tiga agenda penting. Agenda pertama, ziarah di makam leluhur dan pahlawan nasional Sisingamangaraja di Bakkara, doa bersama di Dolok Sanggul dan diakhiri dengan Perayaan Natal Raya di Pangururan Samosir.
“Rangkaian Partangiangan Bolon ini akan digelar selama dua hari di tiga daerah berbeda yakni Bakkara, Dolok Sanggul dan Pangururan” ujar Salmon Sihite .
Seperti diketahui, Siraja Oloan merupakan salah satu kelompok marga besar Batak. Adapun keturunan Siraja Oloan ini terdiri dari enam marga yakni Raja Naibaho, Raja Sihotang, Toga Bakkara, Toga Sinambela, Toga Sihite dan Toga Simanullang.



![]()


Editor : Aron Lastrin




















































