SAMOSIR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045. Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.

Mendukung kegiatan MBG , Jonson Gultom Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Samosir, Selasa 14 Oktober 2025, monitoring pelaksanaan program MBG di sekolah penerima manfaat SD Negeri Hutabolon, Parbaba, Kecamatan Pangururan.
Kedatangan Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Samosir disana adalah memastikan bahwa program MBG disekolah berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi siswa.
Kunjungan ini juga seiring dengan bertambahnya sekolah penerima manfaat MBG untuk 3 sekolah baru yang terdaftar pada 12 September 2025, sehingga telah mencapai 18 sekolah di SPPG Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan.
Sekolah baru tersebut adalah:
1. SDN 3 Pasar Pangururan
2. SDN 1 Pardomuan 1
3. SDN 36 Siogung-ogung

Dengan penambahan sekolah penerima manfaat ini cakupan pemberian MBG akan semakin luas. Harapan kita program makanan gratis bergizi dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa, jelas Jonson Gultom. (SS).




















































