Program Sekolah Swasta Gratis DKI Disambut Antusias, SMP Strada Pelita Pejompongan Kebanjiran Pendaftar

oleh -9 Dilihat

JAKARTA – Kabar gembira bagi orangtua yang menginginkan pendidikan berkualitas bagi anak, tetapi terkendala biaya.

SMP Strada Pelita Pejompongan resmi menjadi unit pendidikan pertama di bawah naungan Perkumpulan Strada yang bergabung dalam program Sekolah Swasta Gratis (SSG) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.

Melalui program tersebut, siswa dapat memperoleh layanan pendidikan tanpa dipungut biaya sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari biaya formulir pendaftaran, uang sumbangan pembangunan (USP), hingga sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

Keikutsertaan SMP Strada Pelita Pejompongan dalam program tersebut disambut positif karena dinilai menjadi peluang bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala persoalan biaya.

Program Sekolah Swasta Gratis tersebut juga diharapkan dapat terus berlanjut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Program Sekolah Swasta Gratis merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang tetap menginginkan pendidikan bermutu bagi anak-anaknya.

Skema itu tidak hanya berlaku untuk siswa baru kelas VII, tetapi juga mencakup siswa kelas VIII dan IX pada tahun ajaran mendatang.

Kebijakan tersebut mendorong banyak orang tua mencari informasi lebih lanjut, termasuk mempertimbangkan memindahkan anak mereka ke SMP Strada Pelita Pejompongan. Hingga awal Mei 2026, tercatat delapan calon siswa pindahan telah mendaftar.

Antusiasme masyarakat terhadap program itu terlihat sejak pengumuman resmi disampaikan.

Kuota Penerimaan Murid Baru (PMB) kelas VII sebanyak 36 siswa bahkan telah terpenuhi pada awal Mei 2026. Sejumlah calon siswa lainnya masuk daftar tunggu (waiting list) karena keterbatasan kuota.

Kepala Seksi SMP/SMA Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat 1, Nur Dewi Afifah, menilai keikutsertaan SMP Strada Pelita Pejompongan menunjukkan komitmen sekolah dalam membuka akses pendidikan bagi peserta didik dari berbagai latar belakang ekonomi.

Ia mengatakan, program Sekolah Swasta Gratis turut mendukung pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS), khususnya di Jakarta Pusat, melalui akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata.

7

Meski berstatus sekolah gratis, SMP Strada Pelita Pejompongan tetap menjaga mutu pendidikan melalui penguatan pembelajaran dan karakter siswa.

Dalam kegiatan belajar mengajar, sekolah menerapkan pendekatan mindful, meaningful, and joyful learning.

Metode tersebut mendorong siswa belajar dengan penuh kesadaran, memahami materi secara mendalam, serta menikmati proses pembelajaran secara aktif dan menyenangkan.

Sekolah juga menanamkan lima nilai dasar Strada, yakni pelayanan, kejujuran, disiplin, kepedulian, dan keunggulan.

Penguatan karakter tersebut dibarengi dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Saat ini, SMP Strada Pelita Pejompongan telah meraih predikat Adiwiyata tingkat Kota Jakarta Pusat dan tengah mempersiapkan diri menuju Adiwiyata tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Berbagai pembiasaan dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah, penanaman tanaman, Jumat Bersih, serta gerakan hemat energi dan air.

Di bidang prestasi, siswa SMP Strada Pelita Pejompongan mencatat 18 capaian akademik dan nonakademik pada tahun ajaran berjalan.

Beberapa di antaranya ialah Juara 1 Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bahasa Inggris tingkat provinsi, Juara 1 Olimpiade Siswa Indonesia (OSI) bidang Bahasa Inggris tingkat nasional, Juara 1 Olimpiade IPS tingkat nasional yang diselenggarakan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, serta Juara 2 regu putri dan Juara 3 regu putra dalam lomba Semaphore Dance tingkat nasional.

 

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet