Bocah Obesitas di Bekasi Meninggal Dunia

oleh -39 Dilihat
oleh

Bekasi – Pada Minggu (20/3/2022), RAP (11) seorang bocah laki-laki yang mengalami obesitas, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.

Setelah ditanyai, Kakak pertama RAP, Sadiah mengatakan, adiknya itu mengalami pembengkakan pada jantung dan pernapasannya terganggu.

“RAP bukan cuma mengalami obesitas saja. Jantung dia itu katanya ada pembengkakan dan ada gejala juga di paru-parunya. Napasnya pun sering sesak,” ungkap Sadiah kepada wartawan, Minggu (20/3/2022).

Sadiah menuturkan, RAP sempat dirawat di ruang intensive care unit (ICU) karena kondisi kesehatan yang terus menurun.

RAP dirawati di ICU karena sering menolak diberikan oksigen meski kerap mengalami sesak napas.

“Enggak ada yang dikeluhkan, cuma memang napasnya sudah mulai sesak dan anaknya enggak mau dipasang oksigen,” kata Sadiah.

Meski sudah diberikan perawatan intensif, RAP dinyatakan meninggal pada Minggu pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

RAP dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Belendung, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

“Kita semua sudah ikhlas. Mungkin dengan kayak begini lebih tenang dia, daripada hidup tapi teriak-teriak terus, yang penting keluarga sudah berusaha obatin dan tidak di rumah saja,” ucap Sadiah.

RAP merupakan warga Desa Kedung Pengawas, Kampung Blendung, Babelan, Kabupaten Bekasi. Dia mengalami obesitas karena berat badannya mencapai 115 kilogram.

Edit : AJN .

Tinggalkan Balasan