Awal Mula Copet Bawa Sajam Dipergoki hingga Lukai Penumpang TransJ.

oleh -43 Dilihat

Jakarta – Sebuah aksi pencopetan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di dalam bus TransJakarta (TransJ).

Kejadian bermula saat terduga pelaku berinisial S hendak mencopet tetapi tepergok salah seorang penumpang.

“Petugas layanan halte itu dapat info dari pelanggan di dalam bus yang merapat di Halte Semanggi arah Pluit, ada seorang terduga copet yang akan melakukan aksinya namun keburu ketahuan oleh pelanggan lain yang melihat percobaan pencopetan tersebut,” kata Kepala Departemen Komunikasi Korporasi TransJ, Iwan Samariansyah, saat dihubungi wartawan (Selasa 7/6/2022).

Peristiwa itu terjadi hari ini sekitar pukul 11.46 WIB. S sempat cekcok dengan penumpang lain di dalam bus TransJ hingga mengeluarkan sajam karena tak terima dituduh sebagai pencopet.

“Tetapi ketika ditegur si terduga copet ini tidak terima. Jadi dia menolak bahwa akan melakukan percobaan pencopetan dan akhirnya terjadi pertengkaran cekcoklah dalam bus,” tambahnya.

Kemudian, cekcok tersebut berlanjut hingga di depan Halte Semanggi. S secara tiba-tiba mengeluarkan sajam dan menyabet para penumpang lain.

“Dan itu berlanjut hingga halte Semanggi arah Pluit. Yang tidak diduga dan tidak disangka itu ternyata terduga pencopet itu ternyata membawa sajam, jenis pisau,” kata Iwan.

“Dan dia mungkin karena panik barang kali. Dia mencoba membela diri menyabet-nyabetkan pisaunya,” sambungnya.

Penumpang Terluka
Petugas Layanan Halte (PLH) TransJ juga sempat mencegah agar tidak terjadi kejadian yang lebih fatal. Seorang penumpang terluka di bagian tangan akibat sabetan sajam.

“Kemudian mengenai korban yang bernama Abdurrahim di tangannya. Sehingga terluka dan pelanggan yang lain mencoba melerai dan PLH kita mencoba untuk membantu supaya tidak terjadi kejadian yang lebih buruk, misalnya penusukan atau bagaimana,” ujarnya.

Iwan menjelaskan saat itu sedang ada petugas kepolisian yang tengah berpatroli di sekitar Halte Semanggi. Mengetahui kejadian tersebut, petugas langsung mengamankan S dan membawanya ke kantor polisi.

“Jadi mereka langsung naik, untuk membantu mengatasi keadaan dan keduanya baik korban mau pun terduga pencopet tadi kemudian diamankan di kantor kepolisian,” ucap Iwan.

“Dugaan saya dibawa ke Polda Metro Jaya,” tuturnya.

Video aksi pencopetan terjadi di bus TransJ viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, tampak penumpang di dalam bus panik.

Beberapa penumpang TransJakarta mencoba menjauhi pintu bagian depan. Tampak seseorang terduga pelaku menggunakan hoodie di pintu halte TransJ dan turun di Halte TransJ Semanggi.

“Bahaya, bahaya, bahaya. Dia udah nusuk. Ini ada yang kena tusuk nih satu. Telepon polisi langsung,” teriak saksi dalam rekaman video.

Pihak TransJ memastikan peristiwa tersebut bukan aksi penusukan, melainkan percobaan pencopetan di dalam bus TransJ. Terduga pelaku melakukan perlawanan hingga akhirnya mengeluarkan sajam jenis pisau.

 

Edit Mar

 

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet

Tinggalkan Balasan