Kontroversi Denda Rp50 Juta Bagi Warung yang Buka Siang Hari, Wali Kota Serang: Tak Dapat Ditawar

  • Whatsapp

Pemerintah Kota Serang, Banten Diketahui Telah Mengeluarkan Aturan Mengenai Larangan Membuka Warung Makan Pada Siang Hari Selama Ramadhan.

 

Dipublikasikan tanggal 16 Apr 2021

SERANG BANTEN – Meski aturan ini menuai polemik di kalangan sejumlah pihak, pihak Pemkot Serang tak akan mencabutnya.

Penutupan rumah makan saat siang hari dinilai untuk menghargai umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Wali Kota Serang Syafrudin mengungkapkan, aturan ini merupakan kesepakatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Serang.

;a makan di rumah, dan intinya saling menghargai, terutama orang yang puasa,” ujar Syafrudin.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Serang Tb Hasanuddin mengatakan, sanksi bagi pemilik rumah makan yang bandel tertuang di Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 2 tahun 2010 pasal 10 dan pasal 21. Dalam Perda itu disebutkan bahwa sanksi tegas bagi pelanggar yakni kurungan selama tiga bulan dan denda Rp50 juta.

“Bilamana masih melaksanakan, masih buka, masih melayani di siang hari, maka itu akan dikenai sanksi.

Sanksinya pidana bisa berbentuk sanksi kurungan badan kurang lebih tiga bulan, dan sanksi uang maksimal 50 juta,” kata Hasanudin.

Hasanudin mengungkapkan, saat ini masih dalam tahap sosialisasi. Sehingga pemilik rumah makan yang masih buka di siang hari baru diberi sanksi ringan seperti penyitaan alat masak dan teguran.

Tak hanya penutupan rumah makan saat siang hari, Pemkot Serang juga diketahui membuat poin kegiatan selama Ramdhan.

Poin tersebut yakni memperbolehkan salat tarawih, melarang tempat hiburan untuk buka, melarang penyalaan petasan dan sejenisnya, serta pelarangan mudik bagi ASN sesuai instruksi pemerintah pusat.

Edit : Mt

DETIK
banner 400x130
lastrinlivestreaming

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.