JAKARTA – Pada Jumat (25/3/2022) Presiden Joko Widodo menyentil beberapa kementerian terkait banyaknya barang impor dalam pengadaan barang dan jasa.
Padahal menurut Jokowi, barang dan jasa tersebut dapat diperoleh dari beberapa UMKM daerah di Indonesia.
Ini beberapa menteri yang turut disentil Jokowi saat memberikan Pengarahan Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali.
1. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin
Dalam pernyataannya, presiden menyebut sosok menteri kesehatan terkait impor alat kesehatan.
Alat kesehatan itu seperti tempat tidur untuk rumah sakit.
Padahal, produk tersebut dapat dibuat di Yogyakarta, Bekasi, hingga Tangerang.
“Alat kesehatan (alkes). Menteri Kesehatan, ini tempat tidur untuk rumah sakit, produksi saya lihat di Yogyakarta ada, Bekasi, Tangerang ada,” ujar Jokowi
“(Kenapa) Beli impor, mau diterus-teruskan? Mau saya umumkan kalau saya jengkel.” tambahnya.
Diketahui, Budi Gunadi Sadikin menggantikan Terawan Agus Putranto yang terkena reshuffle pada Desember 2020.
Walau menduduki pos menteri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin tidak memiliki latar belakang dunia kedokteran atau kesehatan.
2. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo
Saat itu, Jokowi mengungkap kejengkelannya karena traktor-traktor yang saat ini ada di Indonesia berasal dari luar negeri.
“Traktor kayak gitu bukan high tech aja impor. Jengkel saya. Saya kemarin dari Atambua, saya lihat traktor, alsintan (alat dan mesin pertanian) impor.” ujar Jokowi.
Diketahui, Syahrul Yasin Limpo menjabat sebagai Menteri Pertanian per 23 Oktober 2019.
Ia menggantikan Amran Sulaiman yang selesai masa tugasnya sebagai Menteri Pertanian pada Kabinet Kerja 2015-2019.
Sebelum menjadi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode yaitu 2008 – 2018.
3. Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim
Nadiem juga tak luput dari sentilan Jokowi kala itu.
Jokowi menyebutkan, konsumsi produk dalam negeri dari kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim itu hanya Rp 2 triliun dari total anggaran yang diberikan.
“Urusan beli bangku, beli kursi, masak mau impor kita, laptop mau impor kita? Kita sudah bisa bikin semuanya itu. Sudahlah jangan diterus-teruskan,” ujar Jokowi.
Nadiem Makarim yang merupakan pendiri GoJek menjadi menteri paling muda yang diangkat Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.
4. Menteri BUMN, Erick Thohir
Jokowi menyentil menteri BUMN lantaran perusahaan pelat merah tersebut juga banyak menggunakan produk impor.
Oleh karenanya, Jokowi kemudian meminta agar para dirut itu diganti.
“Saya sampaikan ke Menteri BUMN, sudah ganti dirutnya, ganti. Ngapain kita? (pertahankan),” ujar Jokowi.
Sebelum menjadi pembantu presiden, Erick Thohir selama ini dikenal sebagai sosok pengusaha.
Ia mendirikan Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment.

Edit Margriet





















































