Bekasi – Dua auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi di Kabupaten Bekasi adalah ketua tim berinisial AMP alias APS dan F alias HF anggota tim. Keduanya diamankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi di ruangan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), lingkungan Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/3/2022).
“Dua orang kita amankan, aparatur sipil negara yang diduga menyalahgunakan kewenangan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas dikutip dari Antara, Kamis (31/3).
Ricky mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan laporan korban. APS merupakan ketua tim audit BPK Jawa Barat, sedangkan HF anggota tim audit.
APS dan HF menerima surat tugas dari BPK Jawa Barat untuk melakukan pemeriksaan terinci atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2021 pada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Keduanya bertugas selama 30 hari di BPKD Kabupaten Bekasi.
Dari penangkapan keduanya, penyidik berhasil mengamankan barang bukti sejumlah uang yang diduga hasil pemerasan.
“Uang sedang kita hitung, lumayan banyak, ada ratusan juta. Kedua orang ini kita amankan selama satu kali 24 jam, nanti setelah alat bukti cukup kita tingkatkan statusnya,” katanya.
Ricky menegaskan pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan alat-alat bukti. Ia memastikan dalam waktu dekat sudah ada penetapan hukum lebih lanjut terkait penangkapan anggota BPK Jawa Barat itu.
“Yang pasti kasusnya dugaan pemerasan berdasarkan laporan. Kalau ada yang diperas, berarti ada yang tidak senang. Dasar penangkapan, laporan dari korban yang keberatan dengan pemerasan itu,” ujarnya.
Editor : Aronjo Lastrin .





















































http://akwg.maelimmobiliare.com/watch/46293479.html –
https://n.sport9design.com/ –
https://hs.ungarn.international/hot-gays-fucking-in-locker-room/ – 08:00 Hot gays fucking in locker room