Bakkara Humbahas Banjir , Lebih Tinggi Daripada 2017

oleh -931 Dilihat
oleh

HumbahasBanjir merendam empat desa di kawasan Bakkara yakni Desa Marbun Tonga Dolok (Martodo), Desa Marbun Toruan, Desa Siunong-unongjulu (Sinju), dan Desa Simamora, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun warga yang berdomisili di Desa Marbun Tonga Dolok (Martodo) harus mengungsi ke tenda darurat.

Camat Baktiraja, Sanggam Lumban Gaol kepada Wartawan melalui selulernya, Selasa (14/11) petang, mengatakan, banjir yang melanda kawasan Bakkara (sebutan yang dikenal untuk Baktiraja) itu, terjadi sekitar lukul 03:00 WIB dini hari. Di beberapa titik di rumah warga, tinggi air mencapai pinggang orang dewasa. Demikian juga, sampai saat ini, debit air belum menurun sehingga warga harus bertahan di tenda darurat.

Katanya, penyebab banjir ke pemukiman warga karena meluapnya sungai Aek Silang di Baktiraja. “Debit air dari hulu sungai melebihi kapasitas aliran sungai Aek Silang yang menyebabkan bronjong sungai jebol dan meluap ke pemukiman warga. Tidak hanya pemukiman, puluhan hektar lahan pertanian di empat desa juga terandam banjir,” kata Sanggam.

Dia menjelaskan, banjir di kawasan Bakkara itu berdampak di empat desa yakni, Desa Martodo, Desa Marbun Toruan, Desa Simamora, dan Desa Sinju. “Dampak terparah terjadi di Desa Martodo. Atas banjir tersebut, warga Desa Martodo harus diungsikan ke tenda darurat menunggu turunnya debit air,” terangnya.

Dalam penanganan banjir, sambung Sanggam, pihaknya belum melakukan pendataan jumlah warga dan luasan lahan pertanian yang terdampak banjir. Namun pihaknya sudah koordinasi dan melaporkan bencana alam ini ke pemerintah kabupaten.

“Untuk penanganan banjir, kita sudah laporkan kepada bupati dan instansi terkait. Tadi Wakil Bupati, Oloan Nababan sudah turun ke lokasi permukiman warga yang terdampak banjir,” tukasnya.

Lebih lanjut, kata Sanggam, untuk penanganan dampak banjir kepada warga, pihaknya sudah menyediakan dapur umum di lokasi pengungsian dan lokasi kantor camat. Tim medis dari Puskesmas Baktiraja juga siaga melayani pengobatan kepada warga terdampak banjir

Direferensikan, kawasan ini pernah dilanda banjir pada 2017 silam, namun kali ini bencana banjir yang terparah menerjang wilayah tersebut.

(Sarah Nathania)

.