“Digelar 21-22 September untuk 8 Desa – Turut Hadir Camat Sitiotio, 4 Kabid Ketapang dan Kades, Petani Ajukan Cultivator Hingga Irigasi ke Kementerian”
SITIO-TIO – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir menggelar kegiatan Penyuluhan Pengembangan Pertanian & Perikanan untuk 8 Desa di Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, pada 21 – 22 September 2026. Adapun 8 desa yang menjadi peserta yakni Desa Janji Raja, Desa Holbung, Desa Sabulan, Desa Buntu Mauli, Desa Tamba Dolok, Desa Janji Maria, Desa Cinta Maju dan Desa Parsaoran, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Sitiotio Josro Tamba, Sekcam, para Kepala Desa dan perwakilan kelompok tani dari 8 desa tersebut.
Penyuluhan ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir yang dipimpin oleh Kepala Dinas Dr. Tumiur Gultom, SP, MP.
Turut hadir sebagai narasumber dan tim teknis yakni Kabid Peternakan dan Perkebunan Freddy Marbun, S.Pt, Kabid Perikanan Ronny Sitanggang, S.Pi, M.M, Kabid Penyuluhan dan Klinik Pertanian Lasmaria Gultom, S.P, M.M, serta Kabid Sarpras Pertanian dan Kesiapan Lahan yang diwakili Imran Tampubolon, SP, dan Penyuluh Pertanian Kementerian RI.
Selain penyuluhan pertanian dan perikanan, kegiatan juga dirangkaikan dengan suntik rabies, penyuluhan pertanian, pembagian pupuk cair, dan pendaftaran bantuan kebutuhan kelompok seperti kebutuhan bibit, alat mesin pertanian (alsintan), pembangunan irigasi, serta jalan usaha tani untuk diajukan ke Kementerian.
Para narasumber memberikan materi secara langsung terkait pengembangan komoditas unggulan seperti padi, kopi, bawang merah, kakao dan produk perikanan, guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Salah seorang petani menyampaikan sangat menyambut baik kegiatan tersebut dan mendukung penuh materi yang diberikan oleh narasumber.
Termasuk dengan adanya pengajuan kebutuhan kelompok melalui pendaftaran kebutuhan kelompok. “Dimana kami mengajukan kebutuhan kelompok kami seperti cultivator untuk mengolah lahan, ternak babi, bibit bawang merah dan saluran irigasi, semoga nanti dapat diberikan,” harapnya.
Dengan adanya penyuluhan dan pendataan kebutuhan kelompok tani ini, diharapkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani dari 8 desa di Kecamatan Sitiotio dapat meningkat.





















































