Jakarta – Jagat maya dihebohkan aksi seorang netizen menuding Gibran Rakabuming menerima sumbangan kadrun. Ini bermula ketika ia pulang dari Uni Emirat Arab (UEA) membawa dana hibah 15 juta dolar AS atau sekitar 233 miliar rupiah.
Putra sulung Jokowi bertolak ke UEA, 25 Desember 2022, dan pulang ke Tanah Air, awal 2023. Dana hibah dari Pangeran UEA, Sheikh Khaled bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, ini untuk memperbaiki sejumlah fasum di Solo.
![]()
“Gerombolanmu teriak kadran-kadrun, giliran dapat sumbangan kadrun paling gercep! Asem tenan!” cetus akun @sula**** di Twitter. Mendapati cuitan ini, Gibran Rakabuming Raka tak tinggal diam.
Di depan awak media, ia balik mempertanyakan makna kadrun dan kepada siapa sebenarnya “gelar” ini ditujukan. Jika yang dimaksud UEA, maka Gibran Rakabuming menolak.
“Kadrun ni sopo, kok iso-isone UEA di-kadrun-kadrunke (Kadrun itu siapa, kok bisa-bisanya UEA di-kadrun-kan),” katanya kami lansir dari video jumpa pers, Minggu (8/1/2023).
Gibran Rakabuming meyakini, akun tersebut hanya oknum yang iri dengan pencapaiannya pada akhir 2022. Karenanya, Wali Kota Solo mengimbau publik jangan menggubris oknum macam ini.
“Jauh dari kadrun. Enggak ada hubungannya ya (dengan UEA). Enak saja. (Cuitan) itu hanya orang-orang yang iri, enggak usah digubris,” bintang film Sesuai Aplikasi mengimbau.
Awal Januari 2023, Gibran Rakabuming membenarkan dapat hibah 15 juta dolar AS atau sekitar 233 miliar rupiah sepulang dari UEA. Proses pencairan hibah diharapkan beres paling lambat akhir Januari 2023.
![]()
Editor : Aron Lastrin .




















































