JAKARTA– Pengemudi mobil yang menjadi korban perusakan oleh orang tak dikenal di Tol JORR ruas Pondok Pinang, Peter (39), mengaku masih menunggu iktikad baik pelaku untuk meminta maaf dan bertanggung jawab.
Ia mengatakan akan memberi waktu hingga Jumat (29/5/2026) sebelum memutuskan membuat laporan polisi.
“Misalkan sebelum laporan dibuat sudah ada iktikad baik dari dia mau bertanggung jawab, meminta maaf, saya masih terbuka. Makanya saya kasih waktu nih kan sampai Jumat, ya terpaksa saya buat laporan (polisi),” ujar Peter saat dihubungi Waryawan melalui sambungan telepon, Rabu (27/5/2026).
Peter mengaku sengaja mengunggah rekaman kejadian dari kamera dashboard mobilnya ke media sosial agar pelaku menyadari bahwa tindakannya salah.
Sebelumnya, ia sempat berniat membuat laporan resmi ke Polsek Kebayoran Lama.
Namun, niat itu urung dilakukan karena petugas Satreskrim sedang memiliki kegiatan lain.
Karena itu, Peter memilih mengunggah video tersebut ke media sosial hingga akhirnya tersebar luas dan diunggah ulang oleh sejumlah akun lain.
Menurut dia, pelaku masih bisa menghubunginya melalui akun media sosial miliknya, termasuk akun TikTok @uncle.pietz yang pertama kali mengunggah video tersebut.
“Bisa ke akun saya (kontaknya). Saya juga masih pantau komennya barangkali dia atau kerabatnya komen, ya saya siap dihubungin,” kata dia.
Akibat kejadian itu, mobil Peter mengalami lecet pada bagian bodi dan spion kanan patah setelah dipukul menggunakan kunci roda sebanyak tiga kali.
Dalam video yang beredar, mobil Peter terlihat berada di sisi kiri jalan tol. Sementara itu, sebuah mobil lain tampak melaju di sisi kanan belakang kendaraannya.
Tak lama kemudian terdengar suara benturan benda keras. Pada rekaman berikutnya yang berasal dari kamera dashboard depan mobil, terlihat mobil yang sama berhenti di depan kendaraan Peter.
Pengemudi mobil tersebut kemudian turun dan menghampiri Peter sambil mempertanyakan manuver kendaraan yang dianggap memepet dirinya.
“Lu kenapa pak?” tanya Peter dalam video.
“Kenapa saya dipepet dari sebelah kanan?” balas pria tersebut.
“Siapa yang pepet? Saya sudah ngasih lampu sein pak,” jawab Peter.
“Kalau muat enggak apa-apa pak,” ucap pria itu, sebelum terdengar suara benturan.
Setelah itu, pria tersebut kembali ke mobilnya. Video kemudian berganti menjadi rekaman dari kamera ponsel Peter yang memperlihatkan aksi perusakan.
Pria itu tampak memukulkan kunci roda ke spion kanan mobil Peter sebanyak tiga kali sebelum video berakhir.
Peter mengaku sempat mencoba mengejar pelaku. Namun, ia akhirnya memilih menghentikan pengejaran dan menempuh jalur hukum.





















































