Boeing Desak Pemeriksaan ke Seluruh Pesawat 737 MAX, Ada Apa?

oleh -359 Dilihat

JAKARTA – Boeing mendesak maskapai penerbangan untuk memeriksa pesawat 737 MAX miliknya. Ini dilakukan guna mengetahui kemungkinan ada baut yang lepas pada sistem kendali kemudi.

Pabrikan pesawat asal Amerika Serikat tersebut menyerukan inspeksi setelah maskapai penerbangan internasional menemukan baut dengan mur yang hilang, kata Lembaga Administrasi Penerbangan Federal (FAA). Kemudi pesawat digunakan untuk mengendalikan pesawat saat terbang.

“Masalah yang teridentifikasi pada pesawat tersebut telah diatasi,” kata pihak Boeing. “Sebagai bentuk kehati-hatian, kami merekomendasikan operator untuk memeriksa pesawat 737 MAX mereka dan memberi tahu kami jika ada temuan. Kami memberi tahu FAA dan pelanggan kami dan akan terus memberi tahu mereka tentang perkembangannya,” imbuh Boeing. FAA mengatakan pihaknya memantau dengan cermat inspeksi yang ditargetkan pada pesawat Boeing 737 Max untuk mencari kemungkinan adanya kelonggaran pada sistem kendali kemudi. Boeing telah merekomendasikan agar pemeriksaan dilakukan dalam dua minggu ke depan. Adapun pemeriksaan hanya memakan waktu sekitar dua jam.

Boeing Buka Kantor Tetap di Indonesia Setiap masalah yang melibatkan kemudi yang rusak kemungkinan besar akan diidentifikasi dalam pemeriksaan pra-penerbangan, karena kru secara rutin memeriksa sistem kemudi sebelum terbang, kata Boeing.

Anthony Brickhouse, pakar keselamatan udara dari Embry-Riddle Aeronautical University, mengatakan bahwa maskapai penerbangan perlu menanggapinya dengan serius.

“Tetapi sebagai anggota masyarakat penerbangan, saya tidak melihat hal ini sebagai masalah yang perlu dikhawatirkan,” katanya kepada Reuters.

Pesawat Boeing 737 MAX diizinkan untuk terbang lagi oleh regulator AS pada tahun 2020 setelah dilarang terbang selama 20 bulan di seluruh dunia.

Ini terjadi usai dua kecelakaan maut yang menewaskan 346 orang di Ethiopia dan Indonesia.

Edit : Mar

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet