Kereta Otonom Tanpa Rel Buatan China Tiba di IKN, Uji Coba hingga 9 Agustus

oleh -640 Dilihat

NUSANTARA – Rangkaian kereta otonom tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART) pabrikan BUMN China CRRC Sifang telah tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (3/8/2024).

Trem otonom yang mencakup sekaligus tiga gerbong tersebut sudah diturunkan dari kendaraan pengangkut dan ditempatkan di Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat Ibu Kota Nusantara untuk kemudian menjalani uji coba internal pada Senin (5/8/2024).

Tampak livery berwarna emas yang diadopsi dari pohon hayat sebagai logo IKN menjadi ornamen yang menghias tubuh kereta.

Terdapat pula sepasang persona perempuan dan laki-laki yang mengenakan baju adat tradisional dayak pada eksterior kereta yang didominasi warna silver dengan aksen garis biru.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang SDM dan Kehumasan Adita Irawati mengatakan, uji coba dan uji kelayakan internal akan dilakukan hingga tanggal 9 Agustus 2024.

“Iya uji coba internal dulu. Kira-kira sampai tanggal segitu (9/8/2024),” ujar Adita, Minggu (4/8/2024).

Direktur Pengembangan kosistem Digital Otorita IKN (OIKN) Tonny Agus Setiono menambahkan, uji coba internal ART CRRC Sifang ini akan dilakukan secara bersamaan dengan uji kelayakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Persiapan dan pelaksanaan pemeriksaan bersama yang mencakup sarana, prasarana, dan sumber daya manusia (SDM) trem otonom dilakukan bersamaan dengan uji coba tersebut,” urai Tonny.

Sementara itu, trem otonom pabrikan Norinco masih menunggu lampu hijau untuk mengaspal di IKN. Dalam pengadaan train set ini, Norinco bekerja sama dengan CRRC Zhuzhou Co. Ltd.

Sebelumnya, saat meninjau kereta otonom Norinco di Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Balikpapan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, rencana pelaksanaan showcase alias unjuk kerja trem otonom akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024.

Saya berharap semua proses ini dapat berjalan sesuai rencana. Dengan begitu, trem otonom sudah bisa beroperasi di IKN pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus nanti, sesuai arahan Presiden,” terang Menhub.

Menhub juga menyampaikan, operasional trem otonom di IKN tahap awal akan berfungsi sebagai kendaraan pengumpan (feeder) bagi peserta upacara Hari Kemerdekaan RI.

Moda transportasi ini akan beroperasi di Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur IKN dengan kecepatan jelajah 40 kilometer per jam.

Dia berharap trem otonom ini bisa menjadi salah satu ikon transportasi cerdas di kawasan IKN, dan dapat diaplikasikan di kota-kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Medan.

Satu trainset trem otonom yang akan beroperasi di IKN memiliki tiga gerbong (cars) berkapasitas maksimal 302 penumpang. Trem otonom ini akan beroperasi searah jarum jam, dengan headway sekitar 5 menit.

Kementerian PUPR tengah membangun halte untuk menunjang operasional trem otonom.

Halte-halte ini tak hanya berguna sebagai tempat menaik-turunkan penumpang, tapi juga akan berfungsi sebagai tempat melakukan pengisian ulang daya.

Sebagai informasi, trem otonom merupakan lompatan penggunaan teknologi baru dalam dunia transportasi di Indonesia, yakni kereta tanpa rel.

Trem otonom dioperasikan menggunakan baterai yang disubstitusikan dengan marka jalan dan magnet, sehingga kendaraan ini ampuh untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi.

Mar.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet