Media Asing Soroti Erupsi Gunung Lewotobi, Langit Merah Menyala dan Kengerian Warga

oleh -547 Dilihat

JAKARTA – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada Senin (4/11/2024) dini hari.

Erupsi Gunung Lewotobi menyebabkan sepuluh orang meninggal dunia dan membakar sejumlah rumah warga.

Media asing dari berbagai negara pun menyoroti aktivitas vulkanik gunung setinggi 1.703 meter di atas permukaan laut ini.

Lantas, apa kata mereka?

1. Reuters: Gunung Lewotobi meletus, langit malam merah menyala

Kantor berita dunia Reuters menyoroti erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dalam artikel berjudul “Indonesia’s Mount Lewotobi Laki-Laki volcano erupts, killing 9 people”.

Media yang berpusat di Kanada ini menuliskan, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Minggu (3/11/2024) pukul 23.57 WIB, menyemburkan kolom lava berwarna merah menyala, abu vulkanik, dan batu yang menyala-nyala.

Letusan menyebabkan langit malam di atas gunung berapi berubah menjadi merah menyala, disusul listrik padam serta hujan dan petir besar yang menyebabkan kepanikan di antara warga.

Mengutip pernyataan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Reuters menyebut, letusan gunung telah memengaruhi tujuh desa.

Sejak Senin pagi, warga pun telah dievakuasi ke desa-desa lain yang terletak sekitar 20 kilometer dari kawah.

2. ABC News: Erupsi Gunung Lewotobi picu kebakaran

Australian Broadcasting Corporation atau ABC News turut menyorot bencana alam gunung meletus di Flores Timur melalui artikel bertajuk “Indonesia’s Mount Lewotobi volcano erupts, killing several locals”.

Media asal Australia ini menyebut, Gunung Lewotobi Laki-laki memuntahkan abu kecoklatan tebal setinggi 2.000 meter ke udara diiringi abu panas yang menghantam desa terdekat.

Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Flores Timur, sepuluh orang dinyatakan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan rumah yang hangus.

Selain korban jiwa, ABC News menekankan material vulkanik yang membakar beberapa rumah, termasuk biara seorang biarawati Katolik.

3. CNA: Kengerian saat kawah menyemburkan batu-batu panas

Saluran berita yang berbasis di Singapura, CNA, mengungkap kengerian warga lokal saat kawah mulai menyemburkan batu-batu yang menyala ke arah rumah. Berita tersebut dikemas dalam artikel bertajuk “Indonesia volcano eruption kills 10, sets villages aflame”.

Mengutip pernyataan Hermanus Mite (32) warga setempat yang berprofesi sebagai penata rambut. Erupsi tersebut ditengah waktu istirahat warga.

Saat sedang lelepnya tiba tiba tempat tidur berguncang dua kali, seperti ada seseorang yang membantingnya.

“”Kemudian saya menyadari gunung merapi meletus, jadi saya berlari keluar. Kata Hermanus Mite.

Namun CNA menuliskan, begitu keluar dari rumah narasumber menyebut api keluar dari kawah gunung, sedangkan abu dan batu tampak dimana2.

“Salon saya juga terbakar. Dan semua yang ada didalamnya musna,” ucapnya.

Mar.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet