Heboh PeduliLindungi Berubah Jadi Laman Judol

oleh -546 Dilihat

Jakarta – Ramai PeduliLindungi disebut diretas dan otomatis teralihkan ke laman judi online. Kementerian Kesehatan RI menekankan pihaknya sudah tidak mengelola PeduliLindungi sejak dilakukan perbaikan dan pembaruan ke aplikasi SatuSehat.

SatuSehat dirilis dan mulai efektif digunakan pada 2023. Otomatis keamanan dan penanganan website PeduliLindungi tidak lagi berada di bawah wewenang Kemenkes RI.

“Jadi SatuSehat sejak berubah dari PL (PeduliLindungi) per Maret 2023, otomatis pengelolaan, termasuk urusan keamanan, seluruhnya berikut website, juga tidak di Kemenkes lagi, dan dikelola oleh pihak lain,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/52025).

Sementara itu, Sabri Rasyid, AVP External Communication Telkom, mengatakan, sejak 2023, seluruh pengelolaan aplikasi dan database PeduliLindungi, yang kemudian berganti menjadi Satu Sehat, sudah tidak dilakukan oleh Telkom seiring dengan berakhirnya kontrak pengembangan dan pengoperasian antara Telkom dan Kementerian Kesehatan.

“Seiring dengan sosialisasi perubahan pemanfaatan PeduliLindungi.id ke Satu Sehat, maka Telkom secara otomatis juga telah melepas kepemilikan domain website PeduliLindungi.id per tanggal 28 Maret 2024 ke domain registrator,” ujar Sabri dalam keterangan yang diterima Wartawan, Rabu (21/5/2025).

Seperti informasi, media sosial dihebohkan oleh laman PeduliLindungi yang diduga diretas untuk mempromosikan laman judi online. Website ini ternyata sudah tidak dikelola oleh Kementerian Kesehatan sejak layanan PeduliLindungi ganti nama menjadi SatuSehat.

Aplikasi PeduliLindungi dan website pedulilindungi.id pertama kali diluncurkan pada 2020 saat pandemi COVID-19. Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (yang saat ini bernama Kementerian Komunikasi dan Digital) dan Kementerian BUMN.

Aplikasi PeduliLindungi dirancang untuk tracing, tracking, dan fencing untuk menanggulangi dan mencegah COVID-19. Setelah vaksin COVID-19 tersedia, aplikasi ini juga dipakai untuk mencatat riwayat vaksinasi pengguna.


Mar.