Samosir – Pomparan Naibaho Si Lima Ompu (Porhasjapjap) menggelar ziarah bersama ke Situs Budaya Paromasan yang berada di Sitanduk, Desa Lumban Pinggol, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada peninggalan leluhur sekaligus mempererat persatuan pomparan Naibaho yang tersebar di berbagai daerah bahkan di mancanegara.
Dalam kegiatan ziarah tersebut, para pomparan Naibaho juga memanjatkan doa bersama memohon berkat Tuhan agar rencana pemugaran Situs Budaya Paromasan Pomparan Naibaho Si Lima Ompu di Sitanduk dapat berjalan dengan baik.
Gagasan pemugaran situs budaya tersebut diprakarsai oleh salah satu tokoh keturunan Naibaho di perantauan, Nikolas Sinar Naibaho br. Sijabat (A. Sarah). Ia dikenal sebagai pendiri Yayasan Siraja Batak yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian budaya Batak. Dorongan untuk memugar situs ini muncul dari kepedulian dan rasa tanggung jawabnya terhadap warisan budaya peninggalan leluhur Pomparan Naibaho Si Lima Ompu.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta juga melaksanakan ibadah bersama, ramah tamah, serta makan bersama. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari masing-masing pomparan Naibaho Si Lima Ompu turut menyampaikan dukungan terhadap rencana pemugaran situs budaya tersebut.

Adapun pomparan yang hadir berasal dari lima garis keturunan utama, yakni Naibaho Siahaan, Naibaho Sitangkaraen, Naibaho Sidauruk, Naibaho Hutaparik, dan Naibaho Siagian. Seluruh perwakilan menyambut baik rencana pemugaran Paromasan sebagai upaya menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan kekeluargaan antar Pomparan Naibaho Si Lima Ompu (Porhasjapjap) semakin erat, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga serta melestarikan situs budaya warisan nenek moyang bagi generasi mendatang.



















































