Terdapat 6 Kelompok Orang yang Sebaiknya Tidak Makan Nanas, Siapa Saja? 

oleh -726 Dilihat
oleh

­‎Jakarta – Nanas atau Ananas comosus adalah buah tropis yang kaya akan vitamin, mineral, dan enzim penting yang bermanfaat bagi tubuh. Biasanya, nanas akan dikonsumsi secara langsung sebagai buah, namun beberapa orang lainnya memilih untuk mengonsumsinya dalam bentuk jus atau selai. Dikutip dari Web MD, vitamin dan mineral dalam nanas dapat membantu mempercepat penyembuhan infeksi akibat virus dan bakteri serta memperkuat tulang.

Namun, saat mengonsumsi nanas, orang perlu membuang semua bagian “matanya” karena bagian ini mengandung beberapa jamur seperti candida. Jika termakan, jamur ini dapat menyebabkan keracunan. Selain itu, nanas bukanlah buah yang cocok dikonsumsi semua orang. Para ahli berpendapat, ada beberapa kelompok orang yang sebaiknya tidak makan nanas, atau paling tidak membatasi jumlah konsumsi nanas.

Lantas, siapa saja yang tidak boleh makan nanas?

Kelompok orang tidak boleh makan nanas, Dokter dari Fakultas Kedokteran Tradisional, Universitas Kedokteran dan Farmasi di Kota Ho Chi Minh, Huynh Tan Vu mengatakan, beberapa orang tak dianjurkan untuk makan nanas karena bisa memperburuk kondisi kesehatan yang sedang dialami.

Berikut kelompok orang yang tidak boleh makan nanas:

1. Penderita diabetes Nanas mengandung karbohidrat dan gula yang tinggi, sehingga penderita diabetes perlu berhati-hati. Jika ingin mengonsumsi nanas, pastikan dalam jumlah yang kecil dan tidak berlebihan.

2. Orang dengan gangguan pencernaan

Nanas kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya adalah vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit. Meskipun bermanfaat, namun mengonsumsi vitamin C terlalu banyak dapat menyebabkan diare, mual, muntah, sakit perut, atau nyeri ulu hati. Hal ini akan memperburuk kondisi seseorang yang sudah memiliki gangguan saluran cerna.

3. Orang dengan gigi berlubang

Nanas memiliki komposisi asam, mengonsumsi terlalu banyak akan menyebabkan gigi berlubang. Beberapa orang mungkin mengalami rasa terbakar atau tidak nyaman di mulut, bibir, atau lidah setelah minum jus nanas, yang merupakan efek samping dari enzim bromelain.

4. Wanita yang tengah menstruasi

Kadar bromelain yang sangat tinggi juga dapat menyebabkan ruam kulit, muntah, diare, dan memicu pendarahan menstruasi yang banyak.

5. Orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu Orang yang sedang mengonsumsi obat antibiotik, antikoagulan, pengencer darah, antikonvulsan, benzodiazepin, obat insomnia, dan antidepresan sebaiknya tidak mengonsumsi nanas terlalu banyak. Enzim bromelain yang ada dalam nanas dapat memberikan efek antiplatelet pada darah, sehingga meningkatkan risiko pendarahan berlebihan. Oleh karena itu, seseorang perlu menghindari penggunaan bromelain sebelum dan sesudah operasi. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran khusus.

6. Orang dengan gangguan lambung Mengonsumsi nanas mentah dapat menyebabkan keracunan yang dapat mengakibatkan diare dan muntah-muntah parah. Pasalnya, bagian “mata” pada nanas mengandung beberapa jamur seperti candida, yang bisa menyebabkan seseorang keracunan ketika mengonsumsinya. Selain itu, sebaiknya hindari mengonsumsi inti nanas, karena seratnya yang berserat dapat mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan kembung. Nanas mengandung banyak asam organik dan enzim bromelain yang memiliki efek mencerna protein, yang bisa meningkatkan peradangan mukosa lambung. Jika memakan nanas segar saat perut kosong, asam organik nanas dan bromelain akan memengaruhi lapisan lambung dan usus, menyebabkan mabuk dan ketidaknyamanan.

Jika anda termasuk dalam 6 kelompok ini waspadalah saat memakannya.

Semoga bermanfaat salam sehat dan tetap semangat