Samosir – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bergerak cepat meninjau kondisi Jembatan Tanjung Horbo Water Front City (WFC) Pangururan yang mengalami longsor akibat meluapnya Sungai Sioto setelah hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Samosir, Rabu (22/7/2026).


Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan dampak kerusakan serta langkah penanganan darurat demi kelancaran aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan WFC.
Tinjau Lokasi Bersama OPD Terkait
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Vandiko didampingi Pengelola WFC Rudi Siahaan, Kadis PU, Kadis Kominfo, dan jajaran perangkat daerah terkait.
Berdasarkan informasi di lapangan, pembangunan WFC bersumber dari APBN dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh Pemerintah Pusat.
Koordinasi dengan Pusat untuk Pemulihan Segera
Bupati Vandiko menegaskan jembatan tersebut memiliki peran vital dalam mendukung kegiatan pariwisata di WFC Pangururan. Karena itu, Pemkab Samosir akan segera mengambil langkah penanganan.
> “Kita akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR untuk penanganan dan pemulihan jembatan ini. Akses di WFC sangat vital untuk wisatawan dan masyarakat, sehingga harus segera kita pulihkan,” ujar Bupati Vandiko.
Pemkab Samosir juga akan melakukan koordinasi teknis terkait pembatasan akses sementara di lokasi terdampak, guna memastikan keselamatan pengunjung selama proses perbaikan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat agar infrastruktur strategis di daerah pariwisata dapat segera dipulihkan dan berfungsi kembali dengan baik.





















































