Ketua TMI Samosir : Dr. Sudaryono Sosok Tepat Pimpin BGN, Paham Hulu Hilir Program MBG

oleh -3998 Dilihat

Samosir – Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Samosir, Hera Sinaga, meyakini Dr. Sudaryono, Eng., M.M., M.B.A adalah sosok yang tepat untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).

Keyakinan itu disampaikan Hera menyusul pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Paham Konsep MBG Sejak Awal

Menurut Hera, Sudaryono bukan sosok baru dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak masa kampanye Pilpres 2024, Sudaryono telah terlibat langsung dalam merancang konsep dan arah kebijakan program tersebut.

> “Sudaryono adalah sosok yang tepat memimpin Badan Gizi Nasional karena sejak awal beliau ikut merancang Program Makan Bergizi Gratis saat kampanye Pilpres 2024,” ujar Hera Sinaga.

Ia juga menilai Sudaryono sebagai pribadi yang disiplin, cerdas, dan memiliki komitmen tinggi dalam setiap amanah yang diemban.

> “Beliau adalah sosok yang disiplin, cerdas, dan memegang teguh tanggung jawab ketika diberikan amanah,” lanjutnya.

Pengalaman di Pertanian Jadi Modal Kuat

Rekam jejak Sudaryono saat menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, disebut Hera sebagai bukti kapasitasnya mengawal program strategis pemerintah.

Keberhasilan memperkuat sektor pertanian hingga mendukung terwujudnya swasembada pangan menjadi pengalaman berharga yang akan menunjang tugasnya di BGN.

Selain itu, kedekatan Sudaryono dengan petani menjadi keunggulan tersendiri. Latar belakangnya sebagai anak petani membuat ia memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

> “Beliau sangat merakyat dan dekat dengan petani karena beliau juga anak seorang petani. Itu yang membuat beliau memahami persoalan masyarakat dari bawah,” tutur Hera.

Harapan untuk MBG dan Kesejahteraan Petani

Hera Sinaga berharap, di bawah kepemimpinan Sudaryono, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi pelaku pangan.

> “Kami berharap MBG ke depan tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga mendorong kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha pangan melalui pemanfaatan hasil produksi dalam negeri sebagai penopang utama program ini,” harapnya.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak