Driver Ojol Demo

oleh -2072 Dilihat

Jakarta – Pengemudi ojek online (ojol) amenggelar demo besar-besaran Selasa (20/5/2025) .
Para pengemudi ojol dilaporkan akan mematikan aplikasi secara massal dan menolak pesanan. Ada pun salah satu tuntutan dari aksi demo ini adalah meminta potongan aplikasi tak lebih dari 10 persen.
Demo pengemudi ojek online tidak hanya potongan aplikasi yang dianggap mencekik namun mereka juga bersuara perihal status hak mereka yang bertahun-tahun dianggap pelik. Mereka menganggap/ pengemudi ojol bukan mitra namun pekerja yang harusnya juga memiliki hak atas penghidupan yang layak .

Ada lima tuntutan utama yang dibawa para ojol. Ini disuarakan oleh Ketua Umum Garda Indonesia Igun Wicaksono beberapa hari sebelum turun ke jalan.

Pertama, meminta Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjatuhkan sanksi tegas kepada aplikator pelanggar regulasi. Ini mencakup pelanggaran Permenhub PM Nomor 12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP Nomor 1001 Tahun 2022.

Kedua, mendesak Komisi V DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang melibatkan Kemenhub, asosiasi pengemudi, dan pihak aplikator.

Ketiga, menuntut agar potongan aplikasi maksimal hanya 10 persen.

Keempat, meminta revisi tarif penumpang serta penghapusan sejumlah program, seperti aceng, slot, hemat, dan prioritas yang dinilai merugikan pengemudi.

Kelima, menuntut agar tarif layanan makanan dan pengiriman barang ditetapkan secara adil dengan melibatkan asosiasi pengemudi, regulator, aplikator, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

𝚎𝚍𝚒𝚝𝚘𝚛 : 𝚗𝚒𝚔𝚘𝚕𝚊𝚜 𝚜𝚒𝚗𝚊𝚛 𝚗𝚊𝚒𝚋𝚊𝚑𝚘