Detik-detik KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil Tewaskan 4 Orang di Grobogan

oleh -737 Dilihat

Grobogan – Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko – Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan Jumat (1/5) dini hari. Akibat kejadian itu, empat orang tewas dan beberapa mengalami luka.

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, menceritakan awal mula kejadian nahas itu. Eko mengatakan peristiwa nahas itu terjadi pukul 02.52 WIB.

“Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang 9 orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang,” kata Eko saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (1/5/2026).

Eko menyebut saat tiba di perlintasan swadaya itu, mesin mobil mati. Pada saat yang bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek akan melintas dari arah barat menuju timur.

“Sesampainya di TKP, Toyota Avanza berhenti atau mesin mati di jalur rel sebelah selatan. Pada saat bersamaan dari arah barat menuju ke timur di jalur rel sebelah selatan berjalan Kereta Api Argo Bromo Anggrek,” terang Eko.

Eko menjelaskan kecelakaan tak terhindarkan sebab jarak KA yang sudah terlalu dekat. Mobil tersebut kemudian terpental sejauh sekitar 20 meter dan masuk ke area persawahan.

“Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah,” ungkap Eko.

Menurut Eko, kecelakaan ini terjadi karena ada unsur kurangnya kehati-hatian pengemudi mobil saat melewati perlintasan kereta api.

“Kurang hati-hatinya Toyota Avanza karena pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi Kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan atau ada isyarat lain,” ujar Eko.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan satu unit mobil dan kereta api (KA) terjadi di perlintasan sebidang Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Akibat kejadian itu empat orang dilaporkan tewas.

“Benar terjadi laka KA Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya dengan mobil di perlintasan KA Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Laporan lengkap menyusul,” kata Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (1/5) pagi.

Arif menjelaskan ada sembilan orang penumpang mobil yang menjadi korban dan empat di antaranya meninggal dunia.

“Adapun korban selamat yaitu sopir atas nama Kardi (50) seorang Perangkat Desa Mlowokarangtalun, Darwati (50), Jakinem (70) dan dua orang lain yang identitasnya belum diketahui,” ujar Arif.

“Korban meninggal dunia atas nama Pipi (8), dan tiga orang lain yang identitasnya belum diketahui,” lanjutnya.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet