Bupati Samosir Salurkan 23,5 Ton Benih Jagung APBN 2026 Untuk 1.570 Hektar Lahan

oleh -3227 Dilihat

SAMOSIR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung ketahanan pangan kembali dibuktikan. Pada Rabu (29/7/2026), Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyerahkan bantuan 23.550 kg benih jagung varietas KH1/Piton dan 5 unit power thresher kepada kelompok tani di Kompleks Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian RI.

Disalurkan ke 189 Kelompok Tani di 9 Kecamatan

Berdasarkan Laporan Pelaksanaan, Samosir mendapat alokasi program pengembangan tanaman jagung untuk lahan seluas 1.570 hektar. Total bantuan benih 23.550 kg akan disalurkan kepada 189 kelompok tani di 9 kecamatan.

Rinciannya:
1. Kecamatan Simanindo : 6 kelompok tani
2. Kecamatan Pangururan : 34 kelompok tani
3. Kecamatan Ronggurnihuta : 19 kelompok tani
4. Kecamatan Sianjur Mula-Mula : 10 kelompok tani
5. Kecamatan Harian : 3 kelompok tani
6. Kecamatan Palipi : 11 kelompok tani
7. Kecamatan Sitiotio : 17 kelompok tani
8. Kecamatan Nainggolan : 53 kelompok tani
9. Kecamatan Onan Runggu : 36 kelompok tani

Selain benih jagung, Pemkab Samosir juga menyerahkan 5 unit power thresher untuk 5 kelompok tani.

Usulan Petani Dibawa ke Pemerintah Pusat

Bupati Vandiko menegaskan bantuan ini merupakan hasil usulan petani yang dibawa langsung ke pemerintah pusat.
“Usulan petani saya bawa kepada pemerintah pusat, dan atas perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto kebutuhan ini dapat diakomodir dan kita bagikan hari ini,” ungkap Vandiko.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Untuk itu, Pemkab Samosir akan melakukan pengawasan dan pendampingan agar program berjalan maksimal.

“Bapak Presiden selalu memberikan perhatian kepada seluruh petani di Indonesia termasuk petani Samosir, tolong jangan sampai dikecewakan. Persaingan untuk mendapatkan bantuan ini sangat ketat. Jika tidak berhasil, ke depan kemungkinan akan dialihkan maka harus kita seriusi. Kami siap mendampingi agar hasilnya maksimal,” tegas Vandiko.

Yang paling utama, kata Vandiko, bantuan ini harus meningkatkan pendapatan petani.
“Bantuan ini bersifat stimulan, memacu semangat. Mari tanam dengan baik dan dibagi adil kepada anggota kelompok. Semoga berjalan dengan baik, kami tetap mendukung dan berkomitmen memberikan peningkatan perekonomian bagi petani,” katanya.

PPL Diturunkan untuk Pendampingan

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom menjelaskan, bantuan kepada petani Samosir akan terus diperjuangkan. Ia menegaskan PPL akan diturunkan untuk pendampingan dan pengawasan.
“Kami berharap tahun ini hasil panen dapat meningkat dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan. (SS)

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak