SURABAYA, 5 Agust 2021 – Lima ribu lebih anak di Jawa Timur menjadi yatim piatu akibat Covid-19. Pemprov Jawa Timur mengundang kolaborasi banyak pihak untuk memberikan perlindungan, guna mencegah terjadinya perdagangan anak korban pandemi.
Pendataan sementara ada 5.000 lebih yatim piatu selama pandemi Covid-19.
Sejumlah program intervensi disiapkan dari pelatihan kewirausahaan hingga pelatihan pekerjaan profesional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Kependudukan Jatim Andriyanto menuturkan, anak-anak tersebut perlu mendapatkan pendampingan untuk tetap berkembang produktif tanpa kedua orangtuanya.
Edit : Margriet.

Edit : Margriet.

















































