Bupati Bekasi Meninggal Dunia setelah 10 Hari Dirawat karena Covid-19

  • Whatsapp

Bekasi , Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia karena covid-19 pada Minggu, (11/7/21). Eka meninggal di ICU Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua Tangerang.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Sub Bagian Komunikasi Bagian Protokol dan Komunikasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi Ramdhan Nurul Ikhsan.
“Benar (karena covid). Iya meninggal di ICU. RS Siloam Kelapa dua Tangerang,” ujarnya kepada wartawan Minggu (11/7).
Menurut Ramdhan, terkait pemakaman, hingga saat ini masih menunggu pihak keluarga.
Sebelumnya, kabar duka tersebut diumumkan oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto dalam akun resmi Twitternya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, telah berpulang sahabat saya, Bupati Kabupaten Bekasi, Eka Supria Atmaja malam ini pukul 21:30. Semoga almarhum diterima disisiNya. Mohon doanya ya para warga,” ujarnya, Minggu, (11/7).
Sebelumnya, Eka dikonfirmasi terpapar covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan metode PCR. Kabar tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti. Sri Enny mengatakan Bupati Eka menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua Tangerang sejak Minggu (4/7).

“Kondisi terkini Pak Bupati stabil, mohon doanya ya,” kata Sri Enny di Cikarang, Senin (5/7) dikutip dari Antara.

Sri Enny mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium semula Bupati didiagnosis mengalami gejala demam berdarah. Eka mengalami penurunan saturasi oksigen serta kadar trombosit. Enny mengatakan, pada Kamis (1/7), pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mendeteksi infeksi virus corona.
“Awalnya dikira demam berdarah, terus dokter cek antigen hasilnya positif, dan PCR juga positif, tapi CT-nya sudah mulai naik, sudah 34 kemarin itu,” kata Sri Enny.

Adapun profil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja , lahir di Bekasi, 9 Februari 1973. Dia memiliki istri bernama Holilah dan dikaruniai tiga buah hati, yakni Nikita Orizza, Jelena Jatuzzalwa, dan Reziy Ahmad Syaikhu.

Bupati Eka menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Kabupaten Bekasi. Kemudian melanjutkan pendidikan tinggi, yakni di Universitas Borobudur.

Kiprah Eka dimulai pertama kali dari menjadi Kepala Desa Waluya dua periode (2001-2006 dan 2006-2012). Kemudian pada 2014 mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan terpilih dengan menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi pada 2014-2017.

Pada 2017, Eka diberi mandat untuk maju di Pilkada Kabupaten Bekasi menjadi Wakil Bupati mendampingi Neneng Hassanah Yasin. Lalu pada 2019, Eka diberi mandat menjadi Bupati Bekasi.

niko

DETIK
banner 400x130
lastrinlivestreaming

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.