Cuaca Panas Ekstrem Renggut 15 Nyawa di India dalam Sehari

oleh -564 Dilihat

New Delhi – Sedikitnya 15 orang meninggal dalam waktu 24 jam akibat dugaan terkena serangan panas atau heatstroke di negara bagian Bihar dan Oshida di India bagian timur pada Kamis (30/5). Insiden tragis ini terjadi ketika India dilanda gelombang panas yang diperkirakan terus berlanjut hingga Sabtu (1/6) hari ini.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (31/5/2024), sejumlah wilayah India mengalami musim panas ekstrem yang terik, dengan sebagian wilayah New Delhi mencatat suhu tertinggi di negara itu, yakni mencapai 52,9 derajat Celsius pada pekan ini.

Suhu tersebut masih mungkin direvisi setelah departemen cuaca setempat memeriksa sensor stasiun cuaca yang mencatat bacaan tersebut.

Departemen Meteorologi India (IMD) melaporkan bahwa meskipun suhu udara di wilayah barat laut dan wilayah tengah India diperkirakan akan menurun dalam beberapa hari mendatang, gelombang panas yang terjadi di wilayah India bagian timur kemungkinan akan berlanjut selama dua hari.

IMD diketahui menetapkan gelombang panas ketika suhu udara mencapai sekitar 4,5 derajat Celsius hingga 6,4 derajat Celsius lebih tinggi dari biasanya.

Otoritas setempat menuturkan kepada Reuters bahwa sedikitnya 10 kematian dilaporkan di rumah sakit pemerintah di wilayah Rourkela di negara bagian Odisha pada Kamis (30/5) waktu setempat. Lima kematian lainnya dilaporkan di kota Aurangabad, negara bagian Bihar, akibat “sunstroke”.

“Sekitar tujuh orang lainnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit kemarin, namun penyebab pasti kematian mereka akan diketahui setelah autopsi,” sebut pejabat distrik Aurangabad, Shrikant Shastree, dalam pernyataan kepada Reuters.

Pemerintah negara bagian Odisha telah melarang aktivitas luar ruangan bagi para karyawannya antara pukul 11.00 waktu setempat hingga pukul 15.00 waktu setempat ketika suhu udara mencapai puncaknya.

Edit Mar.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet