“Kasat Lantas Polres Samosir AKP Robertus Gultom: Dugaan Sementara Tie rod (terot) Rusak Saat Melintas dari Tele Menuju Pangururan”
SAMOSIR – Sebuah bus pariwisata yang dirental warga dari Kisaran untuk berwisata di Kabupaten Samosir mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk ke perkampungan warga.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di Huta Sitio-tio, Desa Boho, Kecamatan Pangururan, Sabtu (19/09/2026) siang, sekira pukul 14.30 WIB.
Bus tersebut datang dari arah Menara Pandang Tele menuju Kota Pangururan dengan membawa penumpang diperkirakan 30 orang rombongan wisatawan.

Kasat Lantas Polres Samosir AKP Robertus Gultom yang ditemui langsung di lokasi kejadian menyampaikan, dugaan sementara kecelakaan akibat Tie rod (terot) rusak.
> “Dugaan sementara terjadinya kecelakaan akibat Tie rod (terot) rusak sehingga saat diinjak rem bus banting kanan dan masuk ke halaman pemukiman warga. Hingga saat ini Polantas masih mendalami proses terjadinya kecelakaan dengan meminta keterangan kepada sopir bus,” ujar Kasat Lantas.
26 Korban Dievakuasi ke RSUD Hadrianus Sinaga
Untuk penanganan pertama, seluruh korban penumpang yang mengalami luka ringan, luka berat, hingga patah tulang kaki telah dievakuasi ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Berikut data penumpang yang telah terdata di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan:
Daftar Korban Bus Pariwisata di Desa Boho:
1. Hotma Br. Sirait (P)
2. Maruli Mangatas Panggabean (L)
3. Ian Panggabean (L)
4. Rini Br. Simanjuntak (P)
5. Resi Br. Sirait (P)
6. Nurhaida Br. Sijabat (P)
7. Fisilia Nurcahaya (P)
8. Renhart Manalu (L)
9. Susiana Br. Tobing (P)
10. Elpinanda Br. Tarigan (P)
11. Kiano Barus (L)
12. Eva Juliana Simaremare (P)
13. Mawati Br. Sitorus (P)
14. Tiurlan Br. Sianjuntak (P)
15. Tina Br. Simanjuntak (P)
16. Ratna Br. Sinaga (P)
17. Melva Br. Sianipar (P)
18. Barmen Silaen (L)
19. Jojor Susanti Br. Sianipar (P)
20. Munarwati Br. Sitompul (P)
21. Evan Silalahi (L)
22. Friska Br. Sihombing (P)
23. Frinces Br. Sihombing (P)
24. Dio Barus (L)
25. Sutra Barus (L)
26. Hetdi Br. Sianipar (P)
Hingga berita ini diturunkan, personel Satlantas Polres Samosir masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses evakuasi badan bus dari halaman rumah warga.
Kasat Lantas mengimbau kepada seluruh pengusaha bus pariwisata dan sopir agar selalu melakukan pengecekan kelaikan kendaraan sebelum melakukan perjalanan wisata, mengingat kontur jalan di Samosir yang didominasi tanjakan dan turunan curam.





















































