Bupati Vandiko Gandeng Kemenkes RI, Dorong Pembangunan Kesehatan Samosir Senilai Rp83,4 Milliar

oleh -4309 Dilihat

“Komitmen Wamenkes Dukung Labkes, Revitalisasi RSUD, dan Puskesmas Tele”

RakyatPost.id, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST dengan Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Audiensi ini menjadi momentum strategis bagi Pemkab Samosir untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan penguatan sarana-prasarana kesehatan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Kesehatan RI Tahun Anggaran 2027 dengan total nilai sekitar Rp83,4 miliar.

Tindak Lanjut Kunjungan Wamenkes ke Samosir

Bupati Vandiko menjelaskan, audiensi ini merupakan tindak lanjut atas kunjungan kerja Wamenkes ke Kabupaten Samosir saat peletakan batu pertama Gedung Cathlab RSUD Dr. Hadrianus Sinaga beberapa waktu lalu.

“Adapun tujuan kunjungan kami ke Kementerian Kesehatan adalah sebagai tindak lanjut atas kunjungan kerja Bapak Wakil Menteri Kesehatan. Kami menyampaikan sejumlah usulan pembangunan sarana kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat Samosir,” ujar Bupati Vandiko.

Sejumlah usulan yang disampaikan Pemkab Samosir meliputi:
1. Pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Kompleks Kantor Dinas Kesehatan Parbaba
2. Pembangunan Puskesmas Tele di Jalan Raya Tele, Kecamatan Harian
3. Penambahan 6 unit dental unit di 6 puskesmas
4. Pembangunan IPAL di 7 puskesmas
5. Pengadaan 5 unit alat pemurnian air di 5 puskesmas
6. 4 unit ambulans puskesmas, 1 unit mobil surveilans, 1 unit mobil promosi kesehatan, dan 1 unit mobil PSC

Selain itu, Pemkab juga mengusulkan revitalisasi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga termasuk pemenuhan alat kesehatan untuk mendukung operasional Gedung Cathlab.

Labkesda dan Puskesmas Tele, Jawaban untuk DTP dan Pertumbuhan Wilayah

Bupati Vandiko menegaskan pembangunan Labkesda memiliki arti penting bagi Samosir sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dengan kunjungan wisatawan tahun lalu mencapai 2,4 juta orang.

“Keberadaan Labkesda sangat penting sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat maupun wisatawan. Laboratorium ini akan memperkuat kemampuan daerah dalam pemeriksaan, pemantauan, serta mendukung sistem kesehatan yang lebih cepat dan terintegrasi,” jelasnya.

Sementara itu, pembangunan Puskesmas Tele menjadi prioritas karena kawasan Jalan Raya Tele merupakan akses utama menuju Pulau Samosir. Di wilayah tersebut terdapat 3 desa yang berkembang pesat, Menara Pandang Tele, dan sentra pertanian bawang putih.

“Selama ini dilayani 2 puskesmas pembantu. Namun dengan pertumbuhan penduduk, ekonomi, dan mobilitas wisatawan, pembangunan puskesmas definitif di Tele sudah sangat mendesak,” kata Vandiko.

Wamenkes: Usulan Samosir Sejalan Program Presiden

Menanggapi usulan tersebut, Wamenkes dr. Benyamin Paulus Octavianus menyambut baik langkah Pemkab Samosir.

“Sesuai program Presiden di bidang kesehatan, di kabupaten/kota wajib dibangun laboratorium kesehatan sebagai penunjang layanan maksimal, termasuk di Kabupaten Samosir,” kata Benyamin.

Lebih lanjut, Wamenkes memastikan Kementerian Kesehatan akan mendukung rencana pembangunan Labkesda dan Puskesmas di Kecamatan Harian, Jalan Raya Tele*, yang anggarannya akan dialokasikan pada tahun 2027.

Benyamin juga menyampaikan dukungan terhadap revitalisasi RSUD, fasilitasi pemenuhan dokter spesialis mata dan ortopedi, serta mendorong pemenuhan alat X-ray di seluruh puskesmas.

“Tujuan Kementerian Kesehatan adalah pelayanan yang semakin luas. Komunikasi harus semakin intens antara pemerintah daerah dan pusat agar apa yang diperlukan bisa direalisasikan. Kita mau membuat pemerataan pelayanan masyarakat. Kita harus berjuang sama-sama,” pungkas Benyamin.

Penguatan SDM Juga Jadi Fokus

Tidak hanya infrastruktur, Bupati Vandiko juga menyoroti pentingnya penguatan SDM kesehatan. Ia berharap tenaga kesehatan Samosir mendapat kesempatan diklat dan dilakukan pengadaan pegawai baru untuk mengisi kekosongan formasi di puskesmas.

“Sudah lebih dari lima tahun tidak ada pengadaan. Ini penting untuk merealisasikan layanan primer yang berkualitas,” ungkapnya.

Audiensi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan kesehatan di Samosir terus bergerak menuju pelayanan yang lebih lengkap, merata, dan responsif. Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemkab Samosir optimistis penguatan fasilitas, SDM, dan sarana penunjang akan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman bagi jutaan wisatawan di kawasan Danau Toba.

Turut hadir Direktur Fasilitas Mutu PKP Roy Himawan, Katimker TIBI Triya Novita Dini, Katimker DAG Biro Perencanaan Handri Huriawan, Kadinkes dr. Dina Hutapea, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD dr. Iwan Hartono Sihaloho, dan Kabid Yankes dr. Buha M Purba.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak