“Agar Pengelolaan Air Minum Berjalan Tertib dan Berkelanjutan”
SAMOSIR – Pemerintah Kelurahan Siogungogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir menggelar rapat membahas Pelaksanaan Teknis Pemakaian SPAM dan Pembentukan Pengurus SPAM Kelurahan Siogungogung.
Rapat tersebut dilaksanakan pasca serah terima SPAM dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Samosir kepada Pemerintah Kelurahan Siogungogung pada tanggal 14 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung di Kantor Kelurahan Siogungogung, Kamis, 27 Agustus 2026, dan dihadiri Camat Pangururan Robintang Naibaho, Lurah Siogungogung, Staf Dinas Perkim Samosir, LPM Kelurahan Siogungogung Binsar Naibaho, serta mengundang seluruh masyarakat pengguna Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kelurahan Siogungogung.
Pengelolaan Air Bersih Diserahkan ke Kelurahan
Serah terima SPAM dari Dinas PU ke Kelurahan ini merupakan langkah penting agar pengelolaan air bersih dapat dilakukan langsung oleh masyarakat melalui pemerintah kelurahan, sehingga distribusi dan pemeliharaan dapat berjalan lebih efektif.
SPAM Kelurahan Siogungogung dibangun tahun 2025 dari dana APBD Kabupaten Samosir. Fasilitas ini mampu mengaliri 50 Kepala Keluarga dengan operasional 8 jam per hari.
Pemerintah Kelurahan Siogungogung berharap seluruh warga dapat bersama-sama membahas pengelolaan SPAM agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.
“Mari kita jaga bersama aset ini. Dengan adanya pengurus dan aturan teknis yang jelas, diharapkan air bersih dapat dinikmati seluruh warga Siogungogung,” ujar pemerintah kelurahan.
Dalam rapat tersebut, pemerintah kelurahan juga melakukan dengar pendapat dengan masyarakat terkait teknis pengelolaan dan iuran.
Camat Pangururan: Harus Ada Rasa Syukur dan Kebersamaan
Camat Pangururan Robintang Naibaho dalam arahannya meminta warga untuk bersatu dalam mengelola SPAM ini.
“Saya minta satu hati warga bersatu. Manajemen pemerintahan harus berbasis masyarakat. Sambungan Rumah Tangga harus berjalan dengan baik. Harus ada rasa syukur biar bisa berjalan dengan baik, dapat diorganisir dengan baik, dan didiskusikan dengan baik,” tegas Robintang.
Lebih lanjut, Camat menyampaikan bahwa dari 50 KK yang sudah terlayani saat ini, pemerintah akan mengusulkan penambahan Sambungan Rumah Tangga untuk memenuhi kebutuhan warga lainnya secara bertahap di tahun berikutnya.
“Harapan dari 50 KK ini akan kita usulkan lagi untuk kekurangan kebutuhan SR lain di tahun berikutnya secara bertahap,” pungkas Camat Pangururan.





















































