BAGAIMANA RESPON AHOK & ERICK THOHIR, SAAT PERTAMINA TEMBUS “FORTUNE GLOBAL 500” !

oleh -29 Dilihat

JAKARTA, 3 Agus 2021 – BAGAIMANA RESPON AHOK & ERICK THOHIR, SAAT PERTAMINA TEMBUS “FORTUNE GLOBAL 500” !

Pertamina Tembus Fortune 500, Ini Respons Ahok-Erick Thohir

PT Pertamina (Persero) kembali mencatatkan namanya dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2021. Bahkan, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang masuk ke dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2021.

Berdasarkan Fortune Global 500 tahun 2021, Pertamina masuk ke peringkat 287 dengan nilai pendapatan perusahaan pada tahun buku 2020 sebesar US$ 41,47 miliar dan laba US$ 1,05 miliar. Ini tentunya menjadi kabar baik bagi Pertamina setelah sebelumnya pada tahun lalu perusahaan terdepak dari daftar Fortune Global 500 ini.

Atas capaian ini, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan karena capaian ini menurutnya tidak bisa lepas dari dukungan dari berbagai pihak, baik jajaran direksi, dewan komisaris, pekerja Pertamina Group, pemegang saham, pemerintah, masyarakat, dan juga pemangku kepentingan lainnya.

Pihaknya mengatakan berbagai tantangan dihadapi Pertamina sejak pandemi melanda tahun lalu. Pertamina mengalami triple shock sehingga mengalami penurunan pendapatan secara signifikan.

Namun dengan inovasi dan terobosan bisnis yang dilakukan di seluruh lini bisnis serta transformasi organisasi yang tengah dijalankan, Pertamina mampu meningkatkan pendapatan perusahaan hingga US$ 41,47 miliar dan mencetak laba US$ 1,05 miliar pada 2020.

Pertamina juga konsisten memastikan penyediaan energi untuk negeri melalui berbagai program, diantaranya BBM Satu Harga, Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan dan Petani, pembangunan jaringan transmisi dan distribusi gas bumi, serta infrastruktur hilir lainnya.

Melalui pencapaian kinerja operasional dan keuangan Pertamina, total pendapatan pemerintah pada 2020 yang dikontribusi dari Pertamina hampir mencapai Rp 200 triliun, yaitu melalui setoran pajak, dividen, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 126,7 triliun serta penerimaan negara dari Minyak Mentah dan Kondensat Bagian Negara (MMKBN) dari blok-blok migas Pertamina sebesar Rp 73,1 triliun.

Atas capaian ini, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengucapkan selamat kepada jajaran manajemen yang sudah melakukan optimasi biaya di perusahaan.

Pemeringkatan Fortune Global 500 adalah ajang tahunan yang dilakukan majalah Fortune sejak tahun 1955. Tolok ukur utamanya adalah besaran pendapatan termasuk pendapatan anak perusahaan (consolidated gross revenue).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara mengenai capaian Pertamina ini.
Menurutnya Pertamina bisa lebih baik lagi dan bersaing dengan perusahaan besar dunia. Pengakuan dari dunia ini dinilai merupakan salah satu bukti berjalannya pembenahan organisasi perusahaan.

Menurutnya perubahan yang paling penting dilakukan perusahaan adalah penerapan core value perusahaan yang amanah, kompeten, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Dia menyoroti performa Pertamina dari sisi bisnis maupun nonbisnis di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia.

Kendati saat ini berdampak pada perlambatan di sektor bisnis, namun perusahaan bisa menjadi salah satu motor penggerak perekonomian dan berperan aktif dalam upaya pemulihan pandemi dari sisi kesehatan.

Pihaknya erharap kinerja Pertamina ini bisa terus ditingkatkan. Sebagai perusahaan yang berorientasi bisnis sekaligus menjalankan servis kepada publik, tak boleh ada kata puas bagi Pertamina. Jadi tidak cukup sekadar top 500, kita bisa lebih baik lagi. Mimpi kita bahwa Pertamina bisa menjadi 50 perusahaan terbesar di dunia dan BUMN kita yang lain masuk juga ke top 500.

Edit : Margriet

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet

Tinggalkan Balasan