Pabrik Sanken di Cikarang Tutup per Juni 2025, Ini Alasannya

oleh -675 Dilihat

CIKARANG – Pabrik Sanken yang berlokasi di kawasan Industri MM210, Cikarang, Jawa Barat, akan resmi berhenti beroperasi alias tutup pada Juni 2025.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Setia Diarta.

Penutupan pabrik Sanken di Cikarang tersebut merupakan permintaan langsung dari induk perusahaan di Jepang, yang akan mengubah basis produksinya ke sektor semikonduktor. “Karena permintaan dari mother company (perusahaan induk) di Jepang untuk menutup line produksi di Indonesia yang untuk nanti akan dipindahkan ke Jepang untuk menjadi semikonduktor di Jepang,” ujar Setia dikutip wartawan, Kamis (20/2/2025).

Setia memaparkan, perusahaan telah melaporkan rencana penutupan ini melalui sistem Online Single Submisson (OSS) dan mencantumkan jadwal penghentian produksi pada pertengahan tahun.

“Di OSS itu Juni 2025,” tuturnya.

Untuk diketahui, pabrik Sanken yang akan tutup ini merupakan fasilitas produksi yang sepenuhnya berasal dari hasil penanaman modal asing (PMA) dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan PT Sanken Argadwija.

Setia menyampaikan, Sanken yang akan tutup itu memproduksi transformator (trafo), UPS (Uninterruptible Power Supply), dan power supply.

Selama ini, produk-produk tersebut mayoritas untuk memenuhi pasar dalam negeri dan 40 persennya diekspor. Tapi, dalam beberapa waktu terakhir, ada penurunan permintaan dari pasar Indonesia.

Tingkat produksi pabrik tersebut, lanjutnya, telah mengalami penurunan secara bertahap. Hingga tahun 2024, utilitas pabrik hanya sebesar 14 persen.

Meskipun akan menghentikan operasionalnya di Indonesia, perusahaan dinilai mempunyai itikad baik karena telah melaporkan rencana penutupan sesuai prosedur yang berlaku.

“Jadi ada itikad baik. Mereka sudah melaporkan, dan saya pikir pasti akan sudah ada SOP yang mereka jalankan untuk menutup,” pungkas Setia.

Sebagai informasi, pabrik Sanken yang akan berhenti berproduksi ini berbeda dengan pabrik Sanken di Kabupaten Tangerang atau yang lebih dikenal dengan PT Sanken Argadwija.

PT Sanken Argadwija sendiri memproduksi peralatan rumah tangga seperti dispenser, rice cooker, dan sebagainya.

“Sanken kan ada dua. Ada Sanken Indonesia, ada Sanken Argadwija di Tangerang. Kalau Sanken Argadwija yang produksi dispenser, rice cooker, dan lain-lain,” kata Setia.

“Nah, yang di MM2100 ini Sanken yang produksi transformator, UPS, sama power supply,” pungkasnya.

Mar.

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet