Gerakan Pangan Murah Serentak Se- Sumut Hadir Di Samosir, 5 Ton Beras Dan Ribuan Liter Minyak Dijual Harga Murah

oleh -5232 Dilihat

“Pemkab Samosir Gandeng BI dan Bulog, Ringankan Beban Masyarakat”

SAMOSIR – Untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan bersama Bank Indonesia dan Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak se-Sumut pada Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB s.d selesai di Stand Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kab. Samosir, Gedung Food Court Lt. 1 Waterfront City, Pangururan.

Gerakan ini merupakan bentuk nyata dukungan Gubernur Sumut M. Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya, serta Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau di tengah dinamika harga pangan nasional.

Dalam Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Samosir menyediakan sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga di bawah pasaran. Rinciannya, beras SPHP sebanyak 5 ton dengan harga Rp60.000 per 5 kilogram, Minyak Kita sebanyak 2,4 ton seharga Rp15.500 per liter, telur sebanyak 200 krak dengan harga Rp48.000 per krak, serta gula pasir sebanyak 100 kilogram dengan harga Rp17.500 per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Menurutnya, kegiatan tersebut telah dilaksanakan untuk keempat kalinya di Kabupaten Samosir dengan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga persediaan bahan makanan di Samosir. Ini sudah yang keempat kalinya kita laksanakan. Mari berbelanja secukupnya dan tetap tertib,” ujar Tumiur.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan bijak serta membeli sesuai kebutuhan sehingga manfaat Gerakan Pangan Murah dapat dirasakan secara merata.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pertimbangan Hukum Kejaksaan Negeri Samosir, Andreas Wirananta Waruwu, mengimbau masyarakat yang berbelanja agar tetap tertib dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan selama pelaksanaan kegiatan.

Masyarakat yang ingin berbelanja juga diwajibkan membawa KTP dan kantong belanja sendiri sebagai bentuk tertib administrasi dan mendukung gerakan ramah lingkungan.

Dengan adanya program ini, Pemkab Samosir berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah menuju Samosir yang mandiri dan sejahtera.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak