Pemkab Samosir Komit Optimalisasi PAD, Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sumut

oleh -3476 Dilihat

“Wabup Ariston: Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kapasitas Fiskal dan Pelayanan Publik”

MEDAN – Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan komitmennya untuk memperkuat upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota se-Sumut.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk saat menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (31/8/2026).

 

Rakor yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution ini menjadi forum membahas langkah-langkah strategis peningkatan penerimaan daerah, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan penguatan berbagai sumber PAD lainnya.

Dalam arahannya, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan wacana penyesuaian nilai PKB di daerah tertentu sebagai upaya mendorong pemerataan penerimaan. Hal ini sejalan dengan penerapan opsen PKB yang mengalokasikan penerimaan pajak kendaraan secara lebih langsung ke kabupaten/kota sesuai potensi masing-masing.

Menurut Bobby, penerapan opsen PKB membuka peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan penerimaan. Namun, terdapat perbedaan potensi antarwilayah berdasarkan jumlah kendaraan terdaftar.

“Penyesuaian nilai PKB di daerah tertentu dapat menjadi opsi agar masyarakat terdorong membeli atau mendaftarkan kendaraan di daerah tersebut, sehingga penerimaan pajak kendaraan dapat lebih merata,” jelas Bobby.

Berdasarkan data Bapenda Sumut, hingga Agustus 2026 realisasi penerimaan PAD Sumut telah mencapai 55,41 persen dari target Rp6,96 triliun, atau sekitar Rp3,86 triliun.

“Capaian sampai Agustus memang cukup bagus. Tetapi harus dipacu lagi agar dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun. Karena itu kami mengharapkan kerja sama kabupaten/kota untuk optimalisasi PAD,” ujar Bobby Nasution.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni juga mengapresiasi rakor tersebut. Ia menyebut peningkatan PAD di Sumut membanggakan, namun masih ada potensi lain yang bisa dioptimalkan seperti dana transfer pusat, BUMD, BLUD, pemanfaatan Barang Milik Daerah, CSR, Baznas, hingga alokasi anggaran kementerian/lembaga.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Ariston menegaskan Pemkab Samosir siap mendukung langkah-langkah optimalisasi pendapatan yang dilakukan secara sinergis.

“Pemkab Samosir menyambut baik rakor ini sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam meningkatkan pendapatan daerah. Kami siap mendukung kebijakan yang mendorong optimalisasi PAD dengan tetap memperhatikan potensi dan kondisi daerah serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ariston.

Menurut Ariston, penguatan PAD adalah bagian penting untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Dengan penerimaan yang optimal, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kita berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat. Optimalisasi pendapatan bukan semata-mata meningkatkan penerimaan, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan yang baik sehingga masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Agus Fatoni menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution atas upaya peningkatan PAD di Sumatera Utara.

Turut hadir Komisaris Utama Jasa Raharja Aan Suhanan, Dirut Jasa Raharja M Awaluddin, Ketua Baznas Sumut M Hatta, Pj. Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, para bupati/wali kota se-Sumut, serta pimpinan OPD Pemprov Sumut.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak