Bupati Samosir Terima Hibah Aset Rp169 Miliar, WFC Pangururan dan Kawasan Tele Resmi Jadi Milik Pemkab

oleh -5755 Dilihat

“WFC Pangururan dan Kawasan Tele Resmi Jadi Aset Pemkab Samosir”

SAMOSIR – Komitmen pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Samosir kembali membuahkan hasil. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara resmi menyerahkan aset penataan Kawasan Water Front City (WFC) Pangururan dan Kawasan Tele kepada Pemerintah Kabupaten Samosir.

Penyerahan hibah Barang Milik Negara (BMN) tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU Yenny Mulyadi, di Food Court WFC Pangururan, Selasa (15/09/2026).

Aset Rp169 Miliar Resmi Dikelola Pemkab Samosir

Aset yang dihibahkan dengan nilai lebih dari Rp169 miliar tersebut berupa penataan jalan, irigasi dan jaringan pada dua kawasan strategis pariwisata Samosir. Pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PU pada tahun 2021–2022, dan dilanjutkan dengan optimalisasi penataan kawasan pada tahun 2024.

Dengan serah terima ini, aset penataan WFC Pangururan dan Kawasan Tele secara resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Samosir untuk dikelola, dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Bupati Vandiko: Hasil Sinergi dan Kerja Bersama

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sejak awal pelaksanaan pembangunan.

“Setelah sekian lama, apa yang kita programkan dalam pembangunan ini akhirnya sampai pada tahap dapat dihibahkan. Ini semua karena kita bersinergi dengan baik. Dalam pelaksanaan program tentu ada suka dan duka, termasuk berbagai kendala seperti persoalan lahan, namun semuanya dapat kita lalui karena sinergi yang baik,” ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, penataan Kawasan Water Front City dan Kawasan Tele telah memberikan wajah baru bagi Kabupaten Samosir serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan terima kasih. Kami berharap serah terima hibah aset hari ini dapat kami lanjutkan dengan merawat aset ini dengan baik,” katanya.

Komitmen Rawat dan Kembangkan Aset

Vandiko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir memahami bahwa pembangunan yang diberikan pemerintah pusat harus diimbangi dengan tanggung jawab daerah dalam menjaga dan mengembangkan aset tersebut.

“Kami memahami bahwa selain meminta pembangunan, kami juga harus mampu merawat dan mengembangkan apa yang sudah dibangun untuk kemajuan masyarakat Samosir,” tegasnya.

Bupati juga meminta perangkat daerah terkait segera menyusun langkah-langkah pengelolaan dan pemeliharaan aset agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Dorong Penataan Tano Ponggol dan Penyediaan Air Baku

Selain itu, Vandiko berharap sinergi yang telah terjalin dengan Kementerian PU dapat terus dilanjutkan, termasuk dalam rencana penataan kawasan Tano Ponggol ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan usulan penyediaan air baku bagi masyarakat Kabupaten Samosir yang saat ini masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED).

“Ini menjadi kebutuhan kami. Mohon perhatian dari PU. Kami berharap dalam proses desain DED ini juga ada pendampingan, sehingga apa yang kami rencanakan sesuai dengan spesifikasi Kementerian PU,” harap Vandiko.

Kementerian PU Apresiasi Pengelolaan Aset

Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenny Mulyadi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan dan penyerahan aset tersebut.

“Kami bangga karena apa yang sudah dibangun dapat memberikan manfaat dengan baik. Ini menjadi catatan positif bagi kita untuk terus menjalin kerja sama dalam pembangunan,” ujar Yenny.

Ia berharap aset yang telah diserahkan dapat dikelola dengan baik sehingga semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga setelah ini aset ini semakin baik dan bermanfaat bagi Samosir dan masyarakatnya. Penataan kawasan sudah selesai dan perbaikan akhir juga sudah selesai. Semoga tidak ada lagi kerusakan,” katanya.

Yenny juga menegaskan Kementerian PU akan terus mendukung sinergi pembangunan dengan Pemkab Samosir.

Serah terima hibah aset ini menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pengelolaan kawasan strategis di Kabupaten Samosir, guna mendukung pengembangan pariwisata serta peningkatan perekonomian masyarakat.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak