Kasus Kekerasan Anak Terhadap Orang Tua yang Diduga Dipicu Kecanduan Game Online

oleh -3063 Dilihat
oleh

Kasus kekerasan anak terhadap orang tua yang diduga dipicu kecanduan game online menjadi alarm serius bagi kesehatan mental anak.
Mantan Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, menilai lemahnya pendampingan keluarga dan minimnya pengawasan dunia digital meningkatkan risiko perilaku agresif pada anak.
Di Medan Nyawa wanita berinisial F (42) di Kota , hilang di tangan anaknya sendiri, AI (12). Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah mereka sendiri.
AI melukai ibunya menggunakan pisau saat tengah tertidur pada Rabu (10/12/2025) sekira pukul 04.00 WIB. Pagi itu pun menjadi mencekam. F tewas dengan 26 luka tusuk di tubuhnya.
Keluarga, rekan hingga tetangga korban syok. Kejadian ini juga menggemparkan publik. Banyak masyarakat yang tidak percaya bahwa anak sekecil AI bisa membunuh ibunya.
AI memang memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dibanding anak seusianya. Tingginya hampir sama dengan ibunya.
Bahkan, saat AI dibawa penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Medan ke RS Bhayangkara, tinggi AI hampir sama dengan penyidik wanita tersebut.
Lalu, bagaimana sebenarnya peristiwa tersebut terjadi? Apa yang membuat AI sampai nekat membunuh ibunya?.
Kepala lingkungan setempat mengaku sempat mendapat keterangan dari suami korban soal motif AI melukai ibunya. Suami korban mengaku bahwa AI kesal karena korban memarahi kakak AI.
“Pelakunya anaknya (korban) yang paling kecil. (Informasi) dari bapaknya, semalam kakaknya itu dimarahi sama korban itu, entah kesindir atau apa,” kata kepala lingkungan setempat, Toni .
Meski begitu, Toni tidak mengetahui lebih lanjut soal hal itu. Sebab, suami korban belum bisa diajak berkomunikasi karena masih terus-terusan menangis setelah kejadian itu.
Usai kejadian itu, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi. Sementara AI awalnya diamankan ke Polsek Sunggal hingga akhirnya dibawa ke Polrestabes Medan.