Warga Ketapang Meninggal Akibat Hantavirus, Dinkes: Masyarakat Jangan Panik!

oleh -919 Dilihat

Ketapang – Dinkes Ketapang mengonfirmasi seorang warga meninggal dunia akibat terpapar hantavirus pada Maret 2026. Kasus itu menjadi temuan pertama Hantavirus di Kabupaten Ketapang.
Kepala Dinkes Ketapang, dr. Feria Kowira mengatakan pasien sempat menjalani perawatan di RSUD dr Agoessdjam Ketapang. Pasien juga memiliki penyakit penyerta.

“Pasien sempat menjalani perawatan di RSUD dr Agoessdjam Ketapang dan meninggal dunia. Selain terpapar hantavirus, pasien juga memiliki penyakit penyerta yang memperburuk kondisi kesehatannya,” ujar Feria dalam keterangan yang diterima Wartawan, Sabtu (16/5/2026).

Feria menjelaskan kepastian pasien terpapar hantavirus diperoleh setelah sampel diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) Salatiga, Jawa Tengah. Menurutnya, penularan virus tersebut berasal dari tikus ke manusia dan bukan melalui kontak antarmanusia. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Penularannya dari tikus ke manusia, bukan dari manusia ke manusia, sehingga masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus waspada,” katanya.

Dinkes Ketapang bersama tim kesehatan juga telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi ditemukannya kasus tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan warga lain yang terpapar virus serupa.

“Hasil pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi tidak ditemukan adanya kasus positif lainnya,” tegas Feria.

Meski begitu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah tikus masuk ke dalam rumah guna meminimalisir risiko penularan. “Tidak perlu kita panik, namun wajib waspada,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan warga untuk memastikan makanan dan minuman tidak terkontaminasi kotoran maupun urine tikus yang berpotensi menjadi media penyebaran virus.

“Pastikan rumah tetap bersih, sampah jangan menumpuk, dan tutup akses tikus masuk ke rumah,” pesannya.

 

 

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet