Bupati- Wabup Samosir Serahkan Remisi Untuk 86 Warga Binaan Lapas Pangururan

oleh -5914 Dilihat

“Momentum HUT RI ke-81, Negara Hadir Apresiasi Proses Pembinaan”

PANGURAN – Suasana haru dan semangat kebangsaan mewarnai Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Pangururan. Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk hadir langsung menyerahkan remisi kepada 86 warga binaan, Senin (17/8/2026), dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Remisi yang diberikan terdiri dari Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan. Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas proses pembinaan yang telah dijalani, sekaligus motivasi agar warga binaan terus memperbaiki diri dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Kapolres Samosir AKBP Rina S.N. Tarigan, Pabung 0210/TU Mayor T. Siringo-ringo, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Samosir.

Remisi, Wujud Kehadiran Negara

Dalam kesempatan itu, Bupati Vandiko membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Disebutkan bahwa remisi adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menghargai proses pembinaan yang berjalan dengan baik.

“Remisi diharapkan menjadi dorongan bagi narapidana untuk menjaga disiplin, meningkatkan kualitas diri, dan mengikuti berbagai program pembinaan. Sehingga mampu hidup mandiri serta tidak mengulangi tindak pidana setelah kembali ke masyarakat,” ujar Bupati membacakan sambutan Menteri.

Sementara bagi anak binaan, pengurangan masa pidana merupakan bentuk perhatian negara untuk memberikan kesempatan memperbaiki masa depan melalui pendidikan, pembinaan karakter, pemulihan dan reintegrasi sosial.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan saat ini terus mengembangkan program pembinaan yang mencakup pendidikan, pelatihan keterampilan, kegiatan keagamaan, interaksi sosial, hingga kegiatan produktif. Sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, pembinaan juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi melalui budidaya tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan dan usaha produktif lainnya.

“Gunakan kesempatan ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tunjukkan kepada keluarga, masyarakat dan bangsa bahwa Saudara mampu berubah menjadi warga negara yang taat hukum, bekerja dengan jujur, menghormati sesama dan memberi manfaat bagi lingkungan,” pesan Menteri yang disampaikan Bupati Vandiko.

Lapas Pangururan Zero Narkoba, Usul Perluasan Sarana

Usai penyerahan remisi, Kepala Lapas Kelas III Pangururan Binur Sitanggang menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Samosir, khususnya dalam pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

“Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir sangat membantu dalam penanganan medis warga binaan yang membutuhkan,” ujarnya.

Binur juga berharap dukungan Pemkab dapat terus ditingkatkan, terutama untuk pengembangan sarana dan prasarana Lapas. Mengingat keterbatasan ruang yang ada, ia mengusulkan adanya perluasan, relokasi, atau rehabilitasi bangunan agar proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal.

“Kami berharap ke depan sarana dan prasarana Lapas dapat ditingkatkan sehingga semakin menunjang pembinaan warga binaan,” tambahnya.

Ia menegaskan, Lapas Kelas III Pangururan berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari narkoba. Saat ini Lapas Pangururan dalam kondisi _zero narkoba_ dan tidak ada penggunaan HP oleh warga binaan.

Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Pemkab Samosir bersama Lapas Pangururan terus bersinergi mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan warga binaan.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak