“Disebut Terobosan Sejarah Pendidikan, Putra-Putri Samosir Tak Perlu Lagi Sekolah Jauh-Jauh ke Luar Daerah”
PANGURURAN – Rencana percepatan pembangunan SMA Plus Berasrama Santo Mikael Pangururan yang disepakati Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar mendapat apresiasi dari tokoh dunia pendidikan.
Rektor Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan, Dr. Humuntal Rumapea, M.Kom, menilai kehadiran sekolah unggulan berasrama tersebut sebagai jawaban atas kerinduan lama masyarakat Samosir yang selama puluhan tahun belum pernah terwujud.
“Sebagai akademisi dan putra daerah yang peduli pendidikan, saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom. Ini adalah mimpi dan angan-angan kita semua yang akhirnya tercapai. Samosir selama ini belum pernah memiliki SMA unggulan berasrama seperti ini,” ujar Dr. Humuntal Rumapea kepada http://SinarNews.TV, Senin (03/11/2026) menanggapi pemberitaan sebelumnya.
Menurut Rektor UMI yang juga dikenal sebagai pakar IT dan pendidikan ini, langkah Bupati Vandiko menjemput bola langsung ke Yayasan Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar pada Senin (02/11/2026) merupakan terobosan kepemimpinan yang visioner. Ia menyebut itu adalah kunjungan Bupati pertama ke yayasan tersebut, sebagaimana disampaikan Ketua Yayasan Pastor Fridolinus Simanjorang.
“Didukung penuh Uskup Agung Medan, dengan investasi Rp41 miliar dalam 4 fase di lahan 3,2 hektare di Desa Pardomuan I Pangururan, lengkap dengan asrama putra-putri, aula, lapangan sepak bola, basket, kolam renang, ini bukan sekadar membangun gedung, tapi membangun masa depan SDM Samosir,” tegas Dr. Humuntal.
Ia menilai konsep pendidikan dengan motto “Educating compassionate future leaders for God, humanity, and the integrity of creation” yang mengedepankan karakter, iman, kepemimpinan, disiplin, kecakapan teknologi digital, dan berakar pada budaya Batak, sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
“Selama ini banyak orang tua di Samosir harus menyekolahkan anaknya jauh ke luar daerah untuk dapat sekolah unggulan berasrama. Dengan adanya SMA Plus Santo Mikael yang akan menerima siswa baru tahun ajaran 2027, anak-anak Samosir bisa sekolah unggul di kampung sendiri, tetap dekat dengan keluarga dan budaya Batak. Ini yang kita sebut pendidikan yang berkualitas dan berbudaya,” ungkapnya.
Dr. Humuntal yang juga abang kandung Ricky Rumapea Sekwan DRPD Samosir itu, mengapresiasi komitmen Pemkab Samosir yang akan mendukung pembangunan akses jalan 6-7 meter, pematangan lahan dengan alat berat, dan fasilitasi perizinan PBG.
“Ini bukti keseriusan. Saya dari dunia perguruan tinggi sangat mendukung. Ke depan, Universitas Methodist Indonesia siap bersinergi, membuka jalur kerjasama untuk pembinaan lanjutan bagi lulusan SMA Plus Santo Mikael Pangururan ini. Jika dikelola dengan baik, sekolah ini akan menjadi magnet pendidikan unggulan di kawasan Danau Toba, melengkapi SMK Unggulan di Tuktuk Siadong,” pungkas Rektor UMI.
SUKSES SAMOSIR, SUKSES PAK BUPATI !.
Berita sebelumnya: https://sinarnews.tv/2026/11/03/titik-terang-sma-unggulan-berasrama-di-samosir-bupati-vandiko-dan-yayasan-santo-yoseph-sepakat-percepat-pembangunan-sma-plus-santo-mikael-pangururan-terima-siswa-baru-2027/





















































