Operasi Patuh Toba 2026 di Samosir Berhasil, Kecelakaan dan Tilang Turun Drastis

oleh -1 Dilihat

PANGURURAN, SAMOSIR – Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 oleh Polres Samosir selama 10 hari, sejak 26 Oktober hingga 4 November 2026, menunjukkan hasil positif. Angka kecelakaan lalu lintas dan jumlah penindakan tilang mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada periode September hingga Oktober 2026 tercatat 200 penindakan tilang dan 10 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Samosir.

Sementara selama Operasi Patuh Toba 2026, Polres Samosir hanya mencatat 22 penindakan tilang dan 321 teguran tertulis kepada pengguna jalan.

Kasatgas V BanOps, IPDA Surung Sagala, menjelaskan pelanggaran yang dikenakan tilang didominasi pengendara sepeda motor. Pelanggaran tersebut di antaranya tidak menggunakan helm, tidak memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Terhadap pelanggar tersebut, petugas memberikan sanksi tilang di tempat.

Selain tilang, petugas juga memberikan 321 teguran tertulis kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Sasaran teguran meliputi pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kaca spion tidak lengkap, salah satu pelat nomor polisi tidak terpasang, serta pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt.

Menurut IPDA Surung Sagala, penurunan angka kecelakaan dan tilang tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir.

Keberhasilan itu tidak hanya dicapai melalui penindakan, tetapi juga didukung kegiatan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel mengoptimalkan Satgas Binluh (Pembinaan dan Penyuluhan), Satgas Dikmas (Pendidikan Masyarakat), serta Satgas Pengaturan dan Pencegahan.

Berbagai kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus mencegah pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya.

Melalui pendekatan edukatif, preventif, dan represif yang dilaksanakan secara terpadu, Polres Samosir berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Samosir dapat terus terjaga.

IPDA Surung Sagala menegaskan Operasi Patuh Toba 2026 masih terus berlangsung. Ia mengimbau masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.

“Polisi bersama masyarakat. Oleh karena itu, kita harus saling menjaga. Kami menjaga masyarakat dan masyarakat juga harus saling menjaga dengan tetap mematuhi aturan berlalu lintas,” ungkapnya.

Ia berharap tren penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Samosir dapat terus dipertahankan, sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Dengan demikian, Operasi Patuh Toba 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak